CEK FAKTA: Pemerintah Swiss Tidak Memperbolehkan Warganya Menerima Vaksin COVID-19

Metro

Rabu, 03 Mei 2023 | 14:34 WIB
CEK FAKTA: Pemerintah Swiss Tidak Memperbolehkan Warganya Menerima Vaksin COVID-19
CEK FAKTA: Pemerintah Swiss melarang warganya divaksin COVID-19? ([screenshot Turnbackhoax.id])

Narasinya menyebutkan Swiss melarang warganya mendapatkan vaksin COVID-19.

Salah satu cara menghindari tertularnya virus COVID-19 adalah menerapkan pola hidup bersih dan mengenakan masker. Ditambah pemberian vaksin yang dilakukan secara nasional. Yaitu setiap orang menerima suntikan dalam berbagai tahapan. Mulai vaksin awal hingga penguatan atau booster.

Dikutip dari Turnbackhoax.id, di media sosial Twitter telah beredar tweet alias cuitan dari akun bernama @RWMaloneMD. Pada 8 April 2023 disebutkannya bahwa Swiss melarang vaksin Covid-19.

Narasinya, dituliskan sebagai: "News from the Front Lines Switzerland bans the COVID vaccines, Spike protein kills brain cells, AAPS updates, Twitter at war with Sbstck. Click on the link, if you dare to see the article. But careful though, according to Twitter censorship – it may not be safe… more red pills on the other side."

Atau terjemahannya, "Berita dari Garis Depan Swiss melarang vaksin COVID, protein Spike membunuh sel otak, pembaruan AAPS, Twitter berperang dengan Sbstck. Klik tautannya, jika tertarik buat menyimak, namun sebaiknya berhati-hati, karena berdasarkan sensor Twitter bisa saja tidak aman … lebih banyak pil merah di sisi lain."

PENJELASAN

Dikutip Turnbackhoax.id dari factcheck.afp.com, Pemerintah Swiss tidak melarang vaksin COVID-19, namun tidak merekomendasikan pemberian pada musim semi dan musim panas 2023 karena rendahnya penularan dan tingginya imunitas warga. Hal ini dicapai melalui vaksinasi serta infeksi sebelumnya.

Cindy Prins, seorang profesor epidemiologi klinis di University of Florida mengatakan rekomendasi disesuaikan dengan kebutuhan negara masing-masing.

Juru bicara Kantor Kesehatan Masyarakat Federal (FOPH) menjelaskan bahwa hampir semua masyarakat Swiss telah divaksinasi dan/atau terinfeksi dan sembuh dari COVID-19.

Perusahaan biotek Amerika Novanax mengatakan kepada AFP bahwa vaksin COVID-19 produksinya tidak dilarang di Swiss. Pfizer juga memastikan vaksin yang mereka hasilkan masih tersedia di Swiss.

Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa Swiss melarang vaksin COVID-19 tidak terbukti.

KESIMPULAN

Pernyataan soal Swiss melarang vaksin COVID-19 termasuk ke dalam konten yang menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

CEK FAKTA: Persoalan Nikita Mirzani dan Antonio Dedola Soal Rp 3 Miliar Bikin Malu Perempuan se-Tanah Air sampai Orang Asing Risih?

CEK FAKTA: Persoalan Nikita Mirzani dan Antonio Dedola Soal Rp 3 Miliar Bikin Malu Perempuan se-Tanah Air sampai Orang Asing Risih?

Metro | Rabu, 03 Mei 2023 | 11:59 WIB

CEK FAKTA: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Mundur dari Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo?

CEK FAKTA: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Mundur dari Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo?

Metro | Rabu, 03 Mei 2023 | 09:30 WIB

CEK FAKTA: Megawati dan Ganjar Pranowo Bersama Pegang Kertas Bertuliskan Kata Ini?

CEK FAKTA: Megawati dan Ganjar Pranowo Bersama Pegang Kertas Bertuliskan Kata Ini?

Metro | Rabu, 03 Mei 2023 | 09:03 WIB

CEK FAKTA: Berkat Ketua Umum PSSI, Pemain Sepak Bola Premiere League Bisa Membela Timnas Indonesia Tanpa Proses Naturalisasi

CEK FAKTA: Berkat Ketua Umum PSSI, Pemain Sepak Bola Premiere League Bisa Membela Timnas Indonesia Tanpa Proses Naturalisasi

Metro | Selasa, 02 Mei 2023 | 12:42 WIB

CEK FAKTA: Lagi, Ada yang Bilang Taisei Marukawa Masuk Proses Naturalisasi untuk Timnas Indonesia

CEK FAKTA: Lagi, Ada yang Bilang Taisei Marukawa Masuk Proses Naturalisasi untuk Timnas Indonesia

Metro | Sabtu, 29 April 2023 | 08:11 WIB

CEK FAKTA: Justin Hubner Batal Naturalisasi, PSSI Kantongi Nama Ini Sebagai Pengganti?

CEK FAKTA: Justin Hubner Batal Naturalisasi, PSSI Kantongi Nama Ini Sebagai Pengganti?

Metro | Jum'at, 21 April 2023 | 12:49 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×