Pada Kamis (4/5/2023) video viral di media sosial memperlihatkan aksi arogan seorang lelaki memaki-maki pengendara taksi online di exit Tol Tomang, Jakarta Barat. Selain mengeluarkan perbendaharaan kata-kaka tidak patut, ia terlihat membawa senjata api atau senpi di tangan kanan.
Selesai memaki dan memukul pengemudi taksi, lelaki berkaus abu-abu ini masuk ke mobil dinas Kepolisian sedan Mazda nomor polisi 10011-VII. Peristiwa kekerasan terjadi sekira pukul 21.45 WIB.
Dikutip dari kantor berita Antara, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Muhammad Syahduddi menyebutkan tengah menyelidiki aksi kekerasan yang dilakukan lelaki pengendara mobil dinas polisi terhadap sopir taksi online di Jakarta Barat itu.
"Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat sudah kami terjunkan untuk mendalami kasus ini," jelasnya.
Kombes Pol Muhammad Syahduddi belum bisa menjelaskan secara rinci terkait proses penyelidikan yang dilakukan jajarannya. Hanya memastikan akan mengungkap kasus tersebut dalam waktu dekat.
Polda Metro Jaya menyebut bahwa pelat kendaraan dinas Kepolisian yang digunakan lelaki arogan yang memukul sopir taksi online di tol dalam kota di wilayah Tomang, Jakarta Barat pada Kamis (4/5/2023) ini terindikasi palsu.
"Hasil penyelidikan sementara kendaraan sedan Mazda nopol (nomor polisi) 10011-VII yang digunakan terlapor tidak terdaftar dalam register biro logistik Polda Metro Jaya dan tidak sesuai peruntukannya atau bisa dikatakan pelat nomornya palsu," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (5/5/2023).
Ia menjelaskan bahwa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang digunakan terlapor saat ini masih terdaftar untuk Toyota Kijang 2003 dinas milik Polda Metro Jaya dan masih terpasang sesuai peruntukannya dengan masa berlaku tahun lalu (13/4/2022) sampai dengan tahun ini (13/4/2023).
Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan kronologi kejadian adalah pelapor hendak pindah jalur di Jalan Tol Tomang, dan secara tiba-tiba mobil sedan Mazda dengan pelat nomor 10011-VII menikung korban dan langsung marah-marah.
"Pengemudi sedan melakukan pemukulan ke wajah korban, dan menodongkan senjata ke arah korban, setelah kejadian itu, korban melapor ke Polda Metro Jaya," kata Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.
Akibat peristiwa itu korban yang bernama Hendra Hermansyah (42) melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/B/2391/V/2023/SPKT/Polda Metro Jaya.
Ia menambahkan pihak Kepolisian sedang melakukan proses penyelidikan terkait penggunaan dan jenis senjata yang digunakan.
"Tentu penyidik akan melakukan proses penyelidikan, untuk hasilnya akan segera disampaikan oleh penyidik," ungkap Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.
"Insya Allah dalam proses pengejaran, semua jajaran Polda Metro memberi perhatian. Tunggu hasilnya," tambah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto dalm keterangan tertulis di hari ini.