Hubungan Arya Saloka dan Amanda Manopo di luar sinetron Ikatan Cinta kerap menjadi sorotan publik. Pasalnya, keduanya diduga memiliki kedekatan lebih.
Bahkan terbaru, beredar kabar Arya Saloka menangis karena menyesal ketika Amanda Manopo sudah tak lagi bersamanya.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube LENSA MATA yang mengunggah video berjudul "PECAH AIR MATA! Arya Saloka Merasakan Penyesalan Terbesar Ketika Amanda Manopo Kini Tak Bersamanya".
Dalam thumbnail video tersebut tampak potret Arya Saloka dan Amanda Manopo yang menangis bersama.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 4.600 penayangan. Namun, apakah Arya Saloka benar menangis karena Amanda Manopo tak bersamanya?
CEK FAKTA:
Klaim yang menyebut Arya Saloka menangis karena menyesal pemeran Andin itu tak lagi bersamanya adalah salah.
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 3 detik tersebut, tidak ada penjelasan dari sumber kredibel ataupun bukti valid yang menyatakan Arya Saloka menangis karena merasakan penyesalan terbesar ketika Amanda Manopo tak bersamanya.
Narator dalam video justru memberikan informasi terkait hengkangnya Amanda Manopo dari sinetron Ikatan Cinta.
Baca Juga: 5 Zodiak Ini Tidak Suka Diberitahu Apa yang Harus Dilakukan, Aries Terdepan
Selain itu, foto yang ditampilkan merupakan hasil editan yang sebenarnya bukanlah Arya Saloka dan Amanda Manopo.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Arya Saloka menangis karena menyesal Amanda Manopo sudah tak lagi bersamanya merupakan berita palsu atau hoaks.
Video tersebut tidak memiliki keselarasan antara isi dengan judul yang tertulis, sehingga dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].