Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami Venna Melinda mengakibatkan Ferry Irawan divonis dengan hukuman 1 tahun penjara.
Ferry dinyatakan bersalah dengan melanggar Pasal 44 Ayat (4) dan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
Ferry sendiri menganggap hal ini sebagai pelajaran berharga untuknya, apalagi karena menurutnya Venna mengaku tidak menerima KDRT darinya.
"Alhamdulillah hari ini akhirnya sidang keputusan sudah saya dengar. Alhamdulillah mungkin ini cara Allah memisahkan saya dengan seseorang yang saya pikir pasangan hidup saya," ungkap Ferry, dikutip dari Suara.com, Rabu (24/5/2023).
"Saya juga ingin menyampaikan fakta persidangan bahwa Venna mengakui sendiri kalau saya tak pernah menganiayanya. Saya tak pernah membuat hidungnya patah, saya tak pernah membuat hidungnya retak," lanjutnya.
Dengan demikian, ditegaskan Ferry, berarti dirinya bukanlah pelaku KDRT dan kasus yang terjadi merupakan rekayasa Venna belaka. Ferry menyinggung adanya skenario yang dibuat Venna tetapi dia memilih untuk tidak mengikutinya.
"Pada saat itu saya harus mengikuti skenario yang ia janjikan. Tapi saya lebih memilih di dalam sampai akhirnya saya memilih persidangan hari ini," jelas Ferry.
"Saya tidak pernah melakukan kekerasan fisik yang dituduhkan dan saya bukan pelaku KDRT," tegasnya menambahkan.
Bagi Ferry, Venna seperti berambisi untuk memasukkannya ke dalam penjara meski untuk sebuah kasus kekerasan yang tidak dia lakukan.
Baca Juga: Ferry Irawan Divonis 1 Tahun Penjara, Respons Verrel Bramasta Jadi Sorotan
"Apapun itu ini semua terjadi atas kehendak Allah. Bersyukur Allah menunjukan siapa sebenar-benarnya, orang yang selama ini pasangan hidup saya," sambungnya yang mencoba pasrah.
Sikap ini selaras dengan Ferry yang bersikeras tidak mengakui KDRT yang dialami Venna. Bahkan kubu Ferry pernah menyinggung soal ambisi Venna untuk meraih simpati masyarakat demi menjadi anggota legislatif.
"Gini aja, sekarang mau pemilihan, dia mau naik, gitu aja. (Padahal) sama-sama merintis di politik, kok tiba-tiba ada begini," ungkap ibu Ferry, Hariati, dikutip dari tayangan YouTube Cumicumi.