Tegar dan Lugas di Persidangan, Jonathan Latumahina Ingin Dukungan Netizen yang Kawal Kasus Penganiayaan Anaknya Tidak Sia-sia

Metro | Suara.com

Senin, 19 Juni 2023 | 09:38 WIB
Tegar dan Lugas di Persidangan, Jonathan Latumahina Ingin Dukungan Netizen yang Kawal Kasus Penganiayaan Anaknya Tidak Sia-sia
Ayah Cristalino David Ozora Latumahina, Jonathan Latumahina ([Suara.com/Adiyoga Priyambodo])

Sosok Jonathan Latumahina yang perkasa bisa bersimbah air mata, ia berterima kasih kepada semua yang tulus mengawal penyelesaian kasus ini.

Hadir sebagai sosok tegar, tegas, dan lugas terutama saat menjadi saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk kasus penganiayaan brutal oleh Mario Dandy Satriyo, Jonathan Latumahina terlihat menyusut air mata saat bicara di podcast Deddy Corbuzier "Close The Door" serta Denny Sumargo "CURHAT BANG".

Putra sulungnya, Cristalino David Ozora Latumahina adalah korban aksi keji yang dilakukan Mario Dandy Satriyo, anak Rafael Alun Trisambodo, seorang pejabat Direktorat Pajak Departemen Keuangan--kini sudah mantan. Anak lelaki usia 17 tahun itu koma 56 hari dan kini berjuang agar bisa pulih fisik serta  mental seperti sedia kala.

Dipantau Metro Suara.com dari dua podcast ini, Jonathan Latumahina menyatakan betapa hancur hatinya melihat kondisi David saat ditemui di rumah sakit. Wajah sebelah kanan meninggalkan luka parut, telinga berdarah, gigi patah, dahi luka, akan tetapi bagian perut mulus.

Kemudian ia didatangi pihak yang menyatakan keluarga pelaku, serta didorong untuk memindahkan putranya ke rumah sakit yang lebih baik dan biaya pengobatan berapa pun akan ditanggung. Tentu saja dengan pemutihan kasus atau tidak muncul di ranah hukum.

"Awalnya saya tidak tahu siapa pelaku, sampai saya didatangi pihak-pihak yang terlatih, cara bicaranya kita tahu berbeda, tetap di ruangan meski ada pihak Kepolisian, dan saat saya tanyakan apakah tahu siapa mereka: jawabnya tidak tahu," demikian papar Jonathan Latumahina, bisa ditemukan di kedua podcast ini. 

Situasi yang dihadapi saat berada di rumah sakit dan ada pihak yang berwajib akan tetapi terjadi pembiaran ia didatangi pihak-pihak "tertentu" ini membuatnya bisa menarik kesimpulan bahwa ada sosok bermain dalam kejadian penganiayaan Cristalino David Ozora Latumahina.

"Di rumah sakit tempat anak saya dirawat, saya kumpulkan semua keluarga, saudara, teman-teman. Meminta mereka ikut mengawasi saya. Agar selalu mengingatkan supaya saya tidak mengambil tindakan tidak terkontrol," lanjutnya.

Berbagai kejanggalan termasuk barang bukti penganiayaan putranya mulai ditemui. Berdasar hasil pantauan keluarga, kerabat, sampai netizen.

Mulai Jeep Wrangler Rubicon yang raib sejenak dan ganti pelat nomor, klaim asuransi David yang awalnya ditolak pihak rumah sakit karena dalam berkas laporan untuk pengajuan klausul dituliskan David yang memulai perkelahian, para pelaku main gitar di kantor polisi, sampai konferensi pers pihak Kepolisian dengan hasil berubah-ubah. Pertama dipukul bagian perut dua kali, sampai diubah pemukulan enam kali.

"Sampai kasusnya ditarik ke Polda Metro Jaya, saat itu Irjen Fadil Imran masih menjabat sebagai Kapolda. Saya percaya masih ada Polisi baik di negeri ini," tandas Jonathan Latumahina.

Selanjutnya, ia menyatakan bahwa dunia media sosial juga tidak luput memberikan atensi. Membuatnya merasa tidak sendiri, dan semuanya memiliki tujuan senada: mengawal keadilan.

"Saya tidak tahu mereka dari mana, siapa, akan tetapi memberikan perhatian begitu besar, ikut mengawal kasus David. Suatu dukungan yang tidak mungkin saya sia-siakan bagi mereka yang mendambakan keadilan di negeri ini," ungkap Jonathan Latumahina tidak kuasa menahan rasa haru.

"Dan dengan harapan kelak tidak akan ada David-David yang lain," tegasnya.

Itulah salah satu faktor pendorong yang membuatnya terus maju mengikuti persidangan penganiayaan brutal atas putra sulungnya. Dan terus fokus, sampai antara lain mesti menunda berbicara di podcast Denny Sumargo dan Deddy Corbuzier.

Dan jangan disangka, meski mendapat dukungan netizen se-Indonesia berarti Jonathan Latumahina sekeluarga sudah bebas dari gangguan yang menginginkan peradilan tidak berjalan sebagaimana mestinya.

"Ada, dalam bentuk pemberitaan. Antara lain yang menyatakan kini kami bankrut, untuk makan saja keluarga kami dibantu tetangga," tandasnya, tanpa menampik mungkin saja psy-war itu dilancarkan pihak pelaku dalam rangka menghadapi persidangan.

"Akan tetapi, saya menaruh harapan besar, terlebih Hakim Alimin Ribut Sujono yang dahulu menangani kasus Ferdy Sambo," tandas Jonathan Latumahina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hakim Heran Mario Dandy Keceplosan Bahas Sel Mewah Penjara dalam Sidang

Hakim Heran Mario Dandy Keceplosan Bahas Sel Mewah Penjara dalam Sidang

| Jum'at, 16 Juni 2023 | 18:55 WIB

Merasa Tak Adil, Jonathan Latumahina Ingin Mario Dandy Dihukum 20 Tahun Penjara

Merasa Tak Adil, Jonathan Latumahina Ingin Mario Dandy Dihukum 20 Tahun Penjara

Batam | Kamis, 15 Juni 2023 | 18:52 WIB

Jonathan Latumahina Sebut Amalan yang Ia Lakukan Agar David Ozora Bisa Sadar: Al Fatihah 100 Kali, Apa Keutamaannya?

Jonathan Latumahina Sebut Amalan yang Ia Lakukan Agar David Ozora Bisa Sadar: Al Fatihah 100 Kali, Apa Keutamaannya?

Lifestyle | Kamis, 15 Juni 2023 | 19:30 WIB

Tega Lakukan Penganiayaan Brutal, Ini 5 Bukti Kondisi Emosi Mario Dandy Satriyo Berbeda  Dibandingkan Umumnya

Tega Lakukan Penganiayaan Brutal, Ini 5 Bukti Kondisi Emosi Mario Dandy Satriyo Berbeda Dibandingkan Umumnya

| Kamis, 15 Juni 2023 | 15:04 WIB

Sidang Penganiayaan Berat oleh Mario Dandy Satriyo: Pengancaman  Pakai Senjata Api Membuat Anak Korban Tidak Bisa Menolak Diperlakukan Semena-mena

Sidang Penganiayaan Berat oleh Mario Dandy Satriyo: Pengancaman Pakai Senjata Api Membuat Anak Korban Tidak Bisa Menolak Diperlakukan Semena-mena

| Rabu, 14 Juni 2023 | 08:00 WIB

Sidang Penganiayaan Berat oleh Mario Dandy Satriyo: Mengaku Putus, Dua Tersangka Bergandeng Tangan dan Gelendotan di Kantor Polisi

Sidang Penganiayaan Berat oleh Mario Dandy Satriyo: Mengaku Putus, Dua Tersangka Bergandeng Tangan dan Gelendotan di Kantor Polisi

| Rabu, 14 Juni 2023 | 07:00 WIB

Terkini

Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya

Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya

Malang | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:53 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI

Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman

Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791

Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:30 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB