Prabowo Bongkar Alasan Banyak Kasus Korupsi di Indonesia: Gaji Pejabat dan PNS Terlalu Kecil

Metro | Suara.com

Jum'at, 30 Juni 2023 | 18:38 WIB
Prabowo Bongkar Alasan Banyak Kasus Korupsi di Indonesia: Gaji Pejabat dan PNS Terlalu Kecil
Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto blak-blakan soal penyebab banyaknya kasus korupsi yang terjadi di Indonesia.

Menurutnya, salah satu alasan adanya kasus korupsi di tanah air karena gaji pejabat dan pegawai negeri sipil (PNS) yang terlalu kecil.

"Akhirnya saya sadar, akar masalahnya adalah bahwa gaji. Gaji pejabat-pejabat kita, gaji pegawai negeri sipil terlalu kecil," kata Prabowo saat berbincang dengan Najwa Shihab yang ditayangkan di YouTube, dikutip Jumat (30/6/2023).

Bakal calon presiden (Capres) ini menjelaskan kalau korupsi terjadi karena para pejabat khawatir soal nasib masa depan mereka jika sudah tak memiliki pekerjaan.

"Sehingga membuat para pejabat takut akan masa depan, ini yang membuat iklim memudahkan kebocoran dan sebagainya," lanjut dia.

Prabowo melanjutkan, apabila negara sudah memberikan gaji tinggi pada para pegawai tapi tetap korupsi, maka pemerintah harus menindak tegas.

"Kalau negara sudah beri penghasilan yang cukup baik masih masih melakukan hal-hal seperti itu, ini sudah harus dihukum yang sangat keras," jelas dia.

Lebih lanjut ia mengaku kalau Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berkali-kali memperingatkan para jajarannya untuk tidak korupsi.

"Presiden berkali-kali membahas ini dan menegur dan anda lihat sendiri berapa pejabat yang beliau serahkan ke proses hukum tidak ada upaya untuk melindungi mereka-mereka yang bersalah," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yayasan Pendidikkan Katolik di Kupang Akan Kembalikan Uang Rp 500 juta Johny G Plate

Yayasan Pendidikkan Katolik di Kupang Akan Kembalikan Uang Rp 500 juta Johny G Plate

Bali | Jum'at, 30 Juni 2023 | 17:12 WIB

Bicara Soal Akar Korupsi di Indonesia, Prabowo: Gaji Pejabat dan PNS Kita Terlalu Kecil

Bicara Soal Akar Korupsi di Indonesia, Prabowo: Gaji Pejabat dan PNS Kita Terlalu Kecil

News | Jum'at, 30 Juni 2023 | 17:12 WIB

Akui Jokowi Guru Politik yang Hebat, Prabowo: Saya Ini 'Kurang' Politisi Makanya Kalah Terus

Akui Jokowi Guru Politik yang Hebat, Prabowo: Saya Ini 'Kurang' Politisi Makanya Kalah Terus

News | Jum'at, 30 Juni 2023 | 16:51 WIB

Terkini

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video

Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:33 WIB

5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara

5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:27 WIB

Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki

Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki

Jabar | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor

Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor

Bogor | Jum'at, 24 April 2026 | 23:12 WIB

Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang

Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:04 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB