Pimpinan pondok pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang dikabarkan mendapat hukuman dengan ditelanjangi di publik. Itu juga menyatakan pembubaran Ponpes Al Zaytun karena dinilai sesat oleh masyarakat luas.
Kabar tersebut disebarkan oleh kanal YouTube BENANG MERAH yang mengunggah video berjudul "GEMPAR HARI INI || HUKUMAN PANJI GUMILANG AKHIRNYA DI JALANKAN".
Pada thumbnail video terdapat keterangan yang berbunyi, "DITELANJANGI HABIS HABISAN, PONPES AL ZAYTUN AKHIRNYA DIBUBARKAN".
Terlihat seorang lelaki mengenakan peci dan kacamata hitam bertelanjang dada yang diduga sebagai Panji Gumilang. Ia diarak oleh sejumlah warga dan anggota kepolisian.
Hingga kini, video berdurasi 8 menit 6 detik tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 1.100 penayangan.
Namun, benarkah Panji Gumilang ditelanjangi dan Ponpes Al Zaytun dibubarkan?
CEK FAKTA:
Informasi yang mengklaim Panji Gumilang ditelanjangi habis-habisan dan Ponpes Al Zaytun akhirnya bubar adalah salah.
Narator dalam video di atas hanya membahas tentang isu ajaran sesat yang diajarkan oleh Ponpes Al Zaytun.
Namun hingga akhir video, tidak ada kesesuaian judul dan thumbnail video yang diunggah dengan isinya.
Faktanya, pihak berwenang masih menyelidiki laporan dugaan penistaan agama yang terjadi di Ponpes Al Zaytun.
Narator sama sekali tidak memberikan bukti valid maupun penjelasan secara resmi yang menyatakan sesuai dengan klaim di atas.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar tentang Panji Gumilang ditelanjangi dan Ponpes Al Zaytun akhirnya dibubarkan merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi: