Demi Capai Standar FIFA, Ganti Rumput Stadion JIS Perlu Biaya Rp 6 Miliar

Metro

Selasa, 04 Juli 2023 | 13:56 WIB
Demi Capai Standar FIFA, Ganti Rumput Stadion JIS Perlu Biaya Rp 6 Miliar
Jakarta International Stadium (JIS) (Instagram/@dkijakarta)

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan kalau mereka memerlukan dana Rp 6 miliar untuk memperbaiki rumput lapangan Jakarta International Stadium (JIS).

Dana sebesar itu digunakan pemerintah untuk mengganti rumput JIS agar sesuai standar FIFA.

“Untuk rumput butuh Rp 6 miliar satu lapangan. InsyaAllah kalau diperiksa FIFA bisa memenuhi syarat untuk bisa dipakai,” katanya usai meninjau JIS di Jakarta, Selasa (7/4/2023).

Maka dari itu dia berharap kalau perbaikan ini bisa membuat JIS sebagai stadion standar FIFA buat gelaran Piala Dunia U-17 pada 10 November hingga 2 Desember 2023 nanti.

“Sayang kalau stadion yang sudah begini tidak memenuhi syarat. Untuk itu kami upayakan supaya ini bisa masuk di dalam kriteria standar FIFA,” jelasnya.

Sebelumnya ia mengaku kalau salah satu sorotan utama adalah kondisi rumput JIS. Setelah evaluasi, dirinya menyebut kalau rumput itu tidak sesuai standar FIFA. 

"Di antaranya salah satu yang utama adalah rumput, kondisi rumput sekarang menurut evaluasi ahlinya yang juga mengevaluasi 22 termasuk yang memasang rumput GBK untuk Asian Games jelas tidak masuk standar FIFA, kalau kondisi sekarang," tuturnya.

Kendati begitu Menteri PUPR memastikan bakal mengganti semua rumput di lapangan Stadion JIS. 

"Namun, ada solusinya kita akan ganti semua rumput tersebut sesuai ahlinya, pak Kamal, seorang ahli Agronomi untuk merumput di stadion," lanjut dia. 

baca juga

Ia menerangkan kalau kondisi rumput lapangan JIS dikatakan belum memenuhi kriteria dari hasil evaluasi ahlinya. 

Maka dari itu Kementerian PUPR bakal mengganti rumputnya untuk persiapan dalam jangka waktu yang pendek.

Rencananya, perbaikan itu dilakukan dalam waktu tiga bulan sebelum gelaran Piala Dunia U-17 pada November 2023 mendatang.

"Menurut beliau harus diganti kalau mau tiga bulan bisa dipakai, itu untuk jangka pendek saja, nanti untuk jangka panjangnya mungkin harus diubah rumputnya," papar dia. 

"Jadi itu salah satu, rumput yang sekarang tidak dapat memenuhi kriteria FIFA sesuai dengan pengalaman beliau. Itu akan diganti dengan rumput yang lain untuk bisa dipakai di Piala Dunia U-17," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rumput Stadion JIS Karya Anies Tak Sesuai Standar FIFA, Menteri PUPR: Kita Akan Ganti Semua

Rumput Stadion JIS Karya Anies Tak Sesuai Standar FIFA, Menteri PUPR: Kita Akan Ganti Semua

Metro | Selasa, 04 Juli 2023 | 13:25 WIB

Dapat Impresi Positif FIFA, JIS Akan Jadi Salah Satu Venue Piala Dunia?

Dapat Impresi Positif FIFA, JIS Akan Jadi Salah Satu Venue Piala Dunia?

Your Say | Selasa, 04 Juli 2023 | 13:24 WIB

Demi jadi Venue Piala Dunia U-17, Heru Budi, Erick Thohir hingga Menteri PUPR Basuki Inspeksi JIS Hari Ini

Demi jadi Venue Piala Dunia U-17, Heru Budi, Erick Thohir hingga Menteri PUPR Basuki Inspeksi JIS Hari Ini

News | Selasa, 04 Juli 2023 | 13:14 WIB

Terkini

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

×