Belanda Akan Kembalikan Harta Karun Indonesia, Tapi Tak Termasuk Kerangka Manusia Purba Jawa

Metro | Suara.com

Kamis, 06 Juli 2023 | 21:48 WIB
Belanda Akan Kembalikan Harta Karun Indonesia, Tapi Tak Termasuk Kerangka Manusia Purba Jawa
Belanda masih menolak mengembalikan rangka manusia purba Jawa atau Java Man ke Indonesia (Naturalis Leiden)

Belanda siap mengembalikan 472 benda budaya penting peninggalan sejarah, termasuk harta karun Lombok, yang dibawa secara tidak sah dan diperoleh secara paksa atau dengan penjarahan selama masa kolonial, kepada Indonesia.

Sebagian besar harta karun itu berasal dari kerajaan-kerajaan di Bali dan Lombok. Meski demikian Belanda menolak untuk mengembalikan kerangka manusia purba yang ditemukan di Trinil, Jawa Timur pada 1890an.

Pengembalian benda-benda bersejarah itu dibuat mengikuti rekomendasi sebuah Komite Penasihat Pengembalian Benda Budaya dari Masa Kolonial.

“Ini pertama kalinya kami mengikuti rekomendasi komite untuk mengembalikan benda-benda yang seharusnya tidak pernah dibawa ke Belanda,” kata Sekretaris Negara untuk Urusan Kebudayaan dan Media Gunay Uslu, demikian dilansir dari Antara, Kamis (6/7/2023).

Benda-benda budaya yang dikembalikan antara lain ‘harta karun Lombok’, empat arca Singasari, sebilah keris dari Klungkung, Bali, dan 132 benda seni rupa modern dari Bali yang dikenal sebagai koleksi Pita Maha.

Benda-benda tersebut saat ini menjadi koleksi Museum Nasional Kebudayaan Dunia di Leiden dan Rijksmuseum di Amsterdam, Belanda.

Indonesia pada tahun lalu meminta pengembalian sejumlah benda budaya yang sangat penting bagi negara. Sejarah benda-benda tersebut kemudian diteliti oleh Museum Nasional Kebudayaan Dunia, berdiskusi dengan para ahli Indonesia.

Berdasarkan hasil penelitian, komite merekomendasikan agar benda-benda tersebut dikembalikan kepada Indonesia.

Kerangka Java Man

Meski demikian Belanda masih menolak untuk mengembalikan kerangka manusia purba yang ditemukan oleh paleoantropolog Eugene Dubois dari sekitar Jawa Timur pada periode 1890an.

Saat ini kerangka manusia purba tersebut masih disimpan di museum Pusat Keragaman Hayati di Leiden. Rangka Java Man, demikian kerangka itu sohor disebut, merupakan salah satu penemuan terbesar dalam studi evolusi manusia.

Pemerintah Indonesia sebelumnya sudah mendesak Belanda untuk mengembalikan tulang-belulang manusia purba itu. 

Alasannya karena Dubois mengambil kerangka itu saat Belanda sedang menjajah Indonesia. Selain itu para sejarahwan telah menemukan bukti bahwa ilmuwan tersebut menggunakan tenaga kerja paksa saat melakukan penggalian.

Tetapi Belanda mengatakan manusia purba Jawa tak akan ditemukan tanpa inisiatif dan jasa Dubois.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia dan Belanda Jalin Kerja Sama Perluas Kemitraan Sektor Ekonomi Kreatif

Indonesia dan Belanda Jalin Kerja Sama Perluas Kemitraan Sektor Ekonomi Kreatif

| Kamis, 15 September 2022 | 20:50 WIB

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Kemenparekraf Gelar Famtrip Bagi TA/TO dari Belanda

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Kemenparekraf Gelar Famtrip Bagi TA/TO dari Belanda

| Senin, 12 September 2022 | 16:51 WIB

Ikan Asap Iwaku  Mejeng di Festival Tong Tong Belanda

Ikan Asap Iwaku Mejeng di Festival Tong Tong Belanda

| Rabu, 07 September 2022 | 13:29 WIB

Terkini

Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat

Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:41 WIB

Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini

Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:41 WIB

Lampung Melesat di Peringkat 2 Sumatera! BI Prediksi Ekonomi Terus Ngegas Hingga Akhir 2026

Lampung Melesat di Peringkat 2 Sumatera! BI Prediksi Ekonomi Terus Ngegas Hingga Akhir 2026

Lampung | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:40 WIB

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB

Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan

Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan

Surakarta | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB

Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin

Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:34 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP

PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP

Jatim | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:29 WIB

7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina

7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:25 WIB

Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY

Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY

Jogja | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:24 WIB