Putri Pinkan Mambo, MA mengaku kecewa kepada ibunya yang ternyata masih membela suaminya Steve Wantania di pengadilan dalam sidang kasus pelecehan seksual.
MA sendiri merupakan korban pelecehan seksual oleh ayah tirinya Steve Wantania, yang sudah divonis penjara selama 9 tahun 6 bulan oleh Pengadilan Tinggi Banten pada 2022 lalu.
Pinkan Mambo diketahui membela Steve dalam sidang setelah ditanya langsung oleh MA. Hal ini diceritakan MA saat berbicara di kanal Youtube Cherryl Hatumesen pada Kamis (3/8/2023).
MA bercerita ia awalnya tak mengetahui isi kesaksian Pinkan Mambo karena keduanya memberikan kesaksian di sidang dalam waktu berbeda. Tetapi MA mengatakan ia penasaran dengan isi kesaksian sang ibu dan memutuskan untuk menghubungi Pinkan via telepon.
"Aku ingin tahu apa yang dibacarakannya dan siapa yang dibela. Terus, aku telepon mami. Aku tanya siapa yang dia bela di pengadilan? Aku enggak tahu dia salah ngomong atau aku salah dengar. Tapi, yang aku dengar, 'Aku ngebela orang itu 100 persen.' Begitu," jelas MA.
MA sangat terkejut ketika mendengar ucapan ibunya dan memintanya kembali mengulanginya. Kemudian, Pinkan Mambo langsung meralat ucapannya dan mengatakan dirinya membela kedua belah pihak.
Namun, MA merasa sikap Pinkan Mambo di pengadilan itu tetap salah karena dirinya sudah jelas menjadi korban.
"Aku kaget, terus aku tanya lagi 'Maksud mami gimana?' Dia kayak berpikir sejenak. Terus dia bilang, 'Eh enggak, maksudnya Mami bela kedua belah pihak'. Tapi itu kan salah, karena di sini posisinya aku korban," tutur anak Pinkan Mambo.
Padahal, MA sudah berharap lebih pada ibunya dalam kasusnya. Karena itu, pengakuan Pinkan Mambo ini membuatnya merasa sangat kecewa, terlebih mereka adalah seorang ibu dan anak yang sudah bersama sejak dirinya masih kecil.
Parahnya lagi, MA juga mendengar ibunya, Pinkan Mambo tertawa kecil setelah mendengarnya menangis karena tak dibela sepenuhnya.
"Aku sakit dan menangis mendengar hal itu. Waktu aku nangis, aku enggak tahu kenapa dia kayak tertawa sinis akhirnya aku akhiri teleponnya," tutur MA.