Inara Rusli menegaskan masih menuntut bagian royalti dari lagu-lagu yang diciptakan suaminya, Virgoun karena karya-karya tersebut menggunakan nama anak mereka.
"Masih diperjuangkan, masih on going," ujar Arjana Bagaskara selaku kuasa hukum Inara Rusli saat di Pengadilan Agama Jakarta Barat, Rabu (9/8/2023).
"Kalau royalti kan masuk harta bersama jadi itu tunggu keputusan hakim," kata dia lagi.
Sebelumnya disebutkan bahwa ibu tiga anak itu merasa berhak atas pembagian royalti tersebut. Sebab lagu-lagu tersebut diciptakan Virgoun saat sudah menikah dengan Inara.
"Iya (bakal menggugat soal royalti lagu), dalam Kompilasi Hukum Islam itu kan ada harta bersama. Harta bersama ini yang didapat setelah perkawinan, dan di Pak Virgoun ada hak cipta lagu yang menghasilkan hak ekonomi bernama royalti. Nah, ini bisa jadi harta bersama," kata Arjana Bagaskara beberapa waktu lalu.
Ada tiga lagu yang royaltinya diminta Virgoun. Salah satunya berjudul Surat Cinta untuk Starla yang terinspirasi dari kisah anak pertama mereka.
Rencananya Inara Rusli akan meminta setengah dari royalti lagu Virgoun yang didapatkan setelah menikah. Dia meminta 50 persen untuk menjadi bagiannya.
"Hak royalti sebesar 50 persen diberikan ke klien saya melalui rekeningnya," kata Arjana.
Seperti diketahui, Virgoun mentalak cerai Inara Rusli pada 4 Mei 2023 imbas tudingan perselingkuhan. Sidang cerai perdana keduanya digelar pada 17 Mei 2023.
Baca Juga: Serangan Balik! Virgoun Laporkan Inara Rusli ke Polisi Atas Kasus Penyebaran Data Pribadi
Namun saat sidang perdana, Virgoun memutuskan mencabut gugatan. Ia berdalih ingin mengajukan berkas baru dengan mencantumkan tuntutan terkait hak asuh anak.
Virgoun belum sempat mengajukan permohonan talak baru, Inara Rusli balas menggugat cerai Virgoun pada 22 Mei 2023. Ada 11 tuntutan dalam berkas gugatan, termasuk soal harta gono gini, nafkah anak, hingga nafkah mut'ah.