Terakhir, Monica membahas pernyataan Presiden tentang budaya santun dan budi pekerti luhur yang tampak mulai hilang di antara masyarakat.
Presiden Jokowi juga menyebut kebebasan dan demokrasi digunakan untuk melampiaskan kedengkian dan fitnah. Menurut Presiden, polusi di wilayah budaya ini sangat melukai keluhuran budi pekerti bangsa Indonesia dan ini membuatnya sedih.
"Kata sedih diucapkan berulang dengan jeda, juga ditunjang dengan menepuk sebelah tangan di dada. Terlihat mikroekspresi kesedihan dan kekecewaan," demikian kata Monica.