Jennifer Dunn kerap mendapat komentar negatif dari warganet setelah disebut-sebut menjadi orang ketiga penyebab perceraian Faisal Harris dan Sarita Abdul Mukti.
Bahkan beberapa tahun lalu sosoknya sempat viral karena dilabrak oleh anak Faisal dan Sarita, yakni Shafa Harris. Namun semua cemoohan warganet tampaknya tidak dipusingkan oleh Jennifer yang kini sudah resmi dinikahi oleh Faisal.
Meski begitu, Jennifer tidak menampik bila berat hidup dalam bayang-bayang komentar miring warganet. Apalagi karena warganet jadi ikut mengomentari semua hal yang dilakukannya.
"Siapa sih yang kuat mentalnya terus-terusan di-uh (diserang), cuma aku lebih kayak yang mengalir aja lah, biar nanti baik dengan sendirinya, nggak ada cara-cara khusus untuk menangani mental gimana, diserang begini gimana," kata Jennifer.
"Diterima aja, silakan, koreksi itu kan bagus," timpal Faisal, dikutip dari akun TikTok @tehn3ng, Minggu (27/8/2023).
Bahkan diakui Jennifer, Faisal lah yang selalu memberinya dukungan agar tidak terlalu memusingkan reaksi warganet soal kehidupan mereka.
"Salah satunya dia, dia yang (bilang) 'Udah, nggak usah terlalu ini (dipikirkan)', aku ya, 'Iya juga ya, ngapain terlalu dipikirin?'. Kan asumsi orang kita nggak bisa setop, biarlah itu mengalir saja," ucap Jennifer.
"Kan nggak bisa maksakan semua orang suka sama kita, biarkan aja," sambung Faisal yang segera diiyakan oleh sang istri.
"Iya," tegas Jennifer.
Baca Juga: Blusukan Bareng Faisal Haris, Adab Jennifer Dunn Jadi Gunjingan: Ngomong Sambil Mulutnya Ngunyah...
Prinsip yang sama juga dipegang dengan baik oleh Faisal. Bahkan pria yang disebut-sebut akan maju sebagai anggota dewan tahun 2024 mendatang itu mengaku kehidupannya tidak ditentukan dari celotehan warganet.
"Jadi kita saling mengisi, kalau dia perlu di-support ya saya kuatkan, begitu juga saya," tutur Faisal.
"Intinya menerima aja perjalanan hidup ini, nggak ditentukan oleh orang lain hidup ini, diterima dengan hati yang lapang. Orang boleh saja berpikir tentang kehidupan saya dengan dia, tinggal menjalaninya saja, kan nggak harus hidup dengan pola pikir orang lain," pungkasnya.