Amanda Manopo dikabarkan mengirimkan chat mesra kepada Arya Saloka yang meminta suami Putri Anne itu datang untuk menemaninya. Tetapi, klaim tersebut merupakan berita palsu atau disinformasi.
Setelah dilakukan penelusuran dan cek fakta, tidak ditemukan adanya bukti bahwa Amanda Manopo mengirim chat berisi pesan manja dan mesra kepada Arya Saloka.
Informasi palsu itu sendiri disebarkan oleh kanal YouTube OFFI CHANNEL yang mengunggah video berdurasi 8 menit 6 detik dengan judul "Dibongkar langsung oleh mua nya,, chat mesra manda yg minta ditemani Arya malam ini".
Narasi serupa juga terlihat pada thumbnail video. Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 1.900 penayangan. Lantas, bagaimana penjelasan dari klaim tersebut?
![Benarkah Amanda kirim chat mesra ke Arya. [[YouTube/OFFI CHANNEL]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/31/1-benarkah-amanda-kirim-chat-mesra-ke-arya.jpg)
PENJELASAN:
Setelah menonton keseluruhan video, rekaman tersebut aslinya merekam Amanda Manopo yang sedang dirias untuk melakukan adegan sebelum syuting.
Pemeran Andin itu memang terlihat menatap layar ponselnya. Namun menurut penuturan sang perias, Amanda Manopo tengah membaca naskah untuk mendalami peran, bukan mengirim chat kepada Arya Saloka sebagaimana yang diklaim pada judul unggahan.
Dengan kata lain, video yang menyebutkan bahwa Amanda Manopo mengirim chat mesra kepada Arya Saloka untuk memintanya datang dan menemani dirinya merupakan berita palsu karena hal itu tidak terbukti benar.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].