Kabar tidak benar tentang bantuan Jepang agar Indonesia keluar dari federasi bola ASEAN yaitu AFF.
Sebuah disinformasi berita menyatakan bahwa Jepang siap membantu Indonesia dan Timnas Indonesia tentunya, agar bisa keluar dari federasi bola ASEAN, AFF dan bergabung dengan federasi bola Asia Timur atau EAFF.
Kabar ini dibagikan lewat kanal YouTube atas nama akun INJURY TIME TV yang mengunggah video berjudul "GUNCANGKAN ASIA!JEPANG BANTU INDONESIA KELUAR DARI AFF! 2 NEGARA ASEAN IKUTI INDONESIA!?".
Foto thumbnail adalah kolase Presiden AFF Khiev Sameth, Presiden FIFA Gianni Infantino, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, bahkan Presiden RI Joko Widodo.
Keterangan atau kalimat penyerta di foto thumbnail "UPDATE BERITA TIMNAS AFF AMBYAR SEKETIKA TERDIAM JEPANG TURUN TANGAN BANTU INDONESIA ASIA DI BUAT GEMPAR TERNYATA INDONESIA TAK SENDIRI".
Apakah berita yang diunggah ini benar adanya?
![Video salah (X) tentang Indonesia dibantu Jepang keluar AFF [[screenshot YouTube].]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/01/1-video-salah-x-tentang-indonesia-dibantu-jepang-keluar-aff.jpg)
CEK FAKTA
Berita ini salah atau tidak benar adanya. Jangankan ada negara-negara sesama anggota ASEAN mengikuti langkah Indonesia, PSSI sebagai organisasi sepak bola resmi Indonesia tidak berniat pindah atau cabut atau keluar dari AFF. Simak penjelasan Ketua Umum PSSI Erick Thohir di berbagai media kredibel, termasuk Metro Suara.com seperti petikannya di bawah ini.
![Pernyataan Ketua Umum PSSI Erick Thohir tentang Indonesia tetap di AFF [[screenshot Metro Suara.com].]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/01/1-pernyataan-ketua-umum-pssi-erick-thohir-tentang-indonesia-tetap-di-aff.jpg)
PENJELASAN
Metro Suara.com melakukan penelusuran video ini dan hasilnya adalah:
* Judul dan kalimat keterangan thumbnail bombastis lagi menipu
- "GUNCANGKAN ASIA!JEPANG BANTU INDONESIA KELUAR DARI AFF! 2 NEGARA ASEAN IKUTI INDONESIA!?" (judul) dan "UPDATE BERITA TIMNAS AFF AMBYAR SEKETIKA TERDIAM JEPANG TURUN TANGAN BANTU INDONESIA ASIA DI BUAT GEMPAR TERNYATA INDONESIA TAK SENDIRI" (kalimat thumbnail).
Sebagai negara mandiri, Indonesia memiliki keputusan dan pandangan sendiri dalam menyikapi sebuah kondisi. Termasuk AFF, seperti penjelasan Ketua Umum Erick Thohir seperti bisa dibaca di bidik gambar atas ini. Sehingga semua gosip, berita salah atau tidak benar tentang Indonesia dibantu negara ini dan itu, langkah Indonesia diikuti negara satu dan dua adalah tidak benar adanya.
![Pembuat video melakukan rekayasa seolah Presiden FIFA Gianni Infantino tengah mengucapkan selamat kepada Indonesia serta membawa kertas bertuliskan begini. Sudah dicek dan salah (X) [[screenshot YouTube].]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/01/1-pembuat-video-melakukan-rekayasa-seolah-presiden-fifa-gianni-infantino-tengah-mengucapkan-selamat-kepada-indonesia-serta-membawa-kertas-bertuliskan-begini-sudah-dicek-dan-salah-x.jpg)
* Cek video
- Menit 0:14, simak potongan video Presiden FIFA, Gianni Infantino menyatakan "Indonesia, congratulations" dan dipotong sampai di sini tiba-tiba suara langsung fade out atau menghilang dan gerakan menjadi slow motion (lihat gambar di atas ini). Video aslinya tengah memegang kertas dengan banyak bidang putih, direkayasa pembuat video dengan penempelan seperti sticker bertuliskan "to join EAFF?" serta logo Garuda Indonesia, EAFF, dan EAFF E-1.
Sampai di detik ini saja bisa disimpulkan bahwa tidak ada informasi benar akan disampaikan. Video berjudul "GUNCANGKAN ASIA!JEPANG BANTU INDONESIA KELUAR DARI AFF! 2 NEGARA ASEAN IKUTI INDONESIA!?" ini memiliki konten yang dimanipulasi atau manipulated content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].