Benarkah AFC selaku panitia Kualifikasi Piala Asia U-23 telah mencoret Timnas Vietnam U-23 dari Piala Asia 2024?
Beredar kabar tidak benar tentang The Asian Football Confederation atau AFC sebagai panitia Kualifikasi Piala Asia U-23 yang telah mencabut POT (potential) Timnas Vietnam U-23 untuk kejuaraan menuju Piala Asia 2024 di Qatar. Penyebabnya adalah kemenangan timnas negara ini atas Timnas Indonesia dalam final Piala AFF U-23 2023 di Thailand (28/8/2023) yang dinilai curang.
Setelah ditelusuri Metro Suara.com, berita datang dari akun bernama CALON GARUDA TEAM yang mengunggah video di kanal YouTube dengan judul "DI PUTUSKAN HARI INI ~ PANITIA AFC RESMI CABUT VIETNAM U23 DARI POT PIALA ASIA 2024, jadi harapan".
Foto thumbnail adalah President AFC, Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa dalam busana resmi Bahrain, suasana sebuah kongres, dan narasi berbunyi "Jadi Sorotan Tajam se Asia Vietnam Tak Berkutik Presiden AFC Ngomong Gini Pengakuan Presiden AFC Vietnam Resmi Di Cabut dari POT Piala Asia 2024".
Apakah narasi yang disampaikan ini sesuai dengan kenyataan di lapangan?
![Video salah (X) soal AFC cabut Vietnam dari POR Piala Dunia 2024 [[screensot YouTube].]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/06/1-video-salah-x-soal-afc-cabut-vietnam-dari-por-piala-dunia-2024.jpg)
CEK FAKTA
Metro Suara.com mengadakan pengecekan video dan hasilnya tidak benar. Yaitu didapatkan dari fakta:
- Dari segi kebahasaan saja sudah tidak memenuhi kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar, termasuk penggunaan "di" sambung dan pisah. Kemudian kata "harapan" yang artinya adalah masih dalam angan-angan, dan keinginan, bukan hal yang sudah terjadi.
- Dari video, di menit 0:08 - 0:19 sudah ada kalimat yang menyatakan "the progress of a new beginning" dari Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa sebagai AFC President. Nilainya positif dan tentu saja tidak memiliki korelasi dengan judul video ini.
Dengan demikian, video berjudul "DI PUTUSKAN HARI INI ~ PANITIA AFC RESMI CABUT VIETNAM U23 DARI POT PIALA ASIA 2024, jadi harapan" memiliki konten menyesatkan atau misleading content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].