Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll dikabarkan mengalami nasib serupa dengan Luis Milla, di mana ia dinonaktifkan sebagai pelatih Persija dan akan segera meninggalkan skuad tersebut usai dipecat oleh pihak manajemen.
Pemecatan Thomas Doll disebut buntut karena Persija Jakarta gagal menang saat melawan Persib Bandung. Namun setelah ditelusiri, informasi dipecatnya Thomas Doll merupakan disinformasi atau berita bohong.
Informasi palsu itu disebarkan oleh kanal YouTube LIGANYA DAGELAN yang mengunggah video berdurasi 2 menit 29 detik dengan judul "RESMI DINON-AKTIFKAN!! Thomas Doll Tinggalkan Persija Setelah Sah Dipecat - Buntut Gagal Menang".
Narasi pada thumbnail menyebut bahwa Thomas Doll langsung senasib dengan Luis Milla.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 8.200 penayangan. Lantas, bagaimana penjelasan dari klaim di atas?
![Benarkah Thomas Doll dipecat dari Persija Jakarta karena gagal menang. [[YouTube/LIGANYA DAGELAN]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/07/1-benarkah-thomas-dipecat-dari-persija-jakarta-karena-gagal-menang.jpg)
PENJELASAN:
Narator dalam video hanya membahas tentang kekecewaan hingga permintaan perbaikan dari Presiden Persija Jakarta, Prapanca setelah duel el clasico bersama Persib beberapa waktu lalu.
Namun setelah dicek melalui situs resmi Persija Jakarta, tak ada pengumuman resmi soal pemecatan sang pelatih. Dengan kata lain, Thomas Doll masih menjadi pelatih Persija Jakarta.
Oleh karena itu, kabar yang menyebutkan bahwa Thomas Doll dinonaktifkan dan pergi meninggalkan Persija Jakarta karena gagal menang dari Persib merupakan hoaks.
Baca Juga: Resmi Cerai dari Putri Anne, Arya Saloka Berjanji Nikahi Amanda Manopo, Benarkah?
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].