Nikita Mirzani menolak keras anggapan bahwa dirinya mulai ditinggalkan orang-orang terdekatnya. Pasalnya belum lama ini sang asisten, Dhea, juga telah berhenti bekerja dengannya.
Namun di salah satu siaran langsungnya, Nikita mengaku bahwa dirinya yang memecat sang asisten. "Dhea itu sama gue, gue pecat, tapi bukan berarti kita sudah tidak berteman," ungkapnya, dikutip dari kanal YouTube Berkah Intertainment, Jumat (8/9/2023).
Saat itulah warganet terlihat mengungkit soal mantan suaminya yang belum lama ini pergi, yakni Antonio Dedola.
"Satu-persatu orang terdekat gue pergi? Siapa yang pergi? Keluarga gue masih stay. Orang terdekat ya keluarga dong. Siapa yang pergi?" kata Nikita.
"Lolly, dia kenapa? Dia mah mau bebas, biarin aja dia bebas, kenapa kalian yang repot? Gue itu nggak pernah ditinggalin, yang ada gue yang ninggalin. Toni? Kalau Toni itu gue yang ninggalin sebetulnya," sambungnya.
Nikita lalu menceritakan alasan hingga Antonio memutuskan minggat diam-diam ke Jerman. "Karena dia sakit hati sama omongan gue yang selalu bilang, 'Coba cari kerja, coba cari kerja', akhirnya dia pergi," ungkapnya.
"Tapi dia perginya juga salah, subuh-subuh bawa barang-barang adik gue, atau tas gue lah. Tapi itu semua mereka yang gue tinggalkan," imbuhnya.
Karena itulah akhirnya Nikita juga mengklarifikasi perihal kepergiannya ke Jerman beberapa waktu lalu yang sempat dibocorkan oleh Antonio.
Saat itu publik langsung ramai meledek Nikita belum bisa move on dari Antonio sampai rela menyusulnya ke Jerman. Namun Nikita mengklarifikasi bahwa dirinya hanya ingin meminta maaf kepada ibunda Antonio.
Baca Juga: Batal Diusir, Lolly Diam-diam Dibantu Mami Eda Dapat Visa Suaka Seumur Hidup di Inggris
Kini Nikita juga mengaku bahwa dirinya ke Jerman untuk mengambil kembali barang-barang yang dibawa Antonio, tetapi eks polisi itu yang malah memohon untuk kembali menjalin hubungan.
"Terus ngapain ke Jerman?" ujar Nikita membaca pertanyaan warganet. "Lah mau ambil barang-barang lah, tapi ternyata dia mengharapkan agar kita masih balikan, cuma tidak bisa, begitu."