Jelang Kedatangan Trump ke China, Korut Tembakkan Rudal Balistik, Korsel Ketar-ketir

Galih Prasetyo

Minggu, 19 April 2026 | 15:13 WIB
Jelang Kedatangan Trump ke China, Korut Tembakkan Rudal Balistik, Korsel Ketar-ketir
Korea Utara kembali meluncurkan sejumlah rudal balistik ke arah laut di lepas pantai timurnya, Minggu (19/4/2026) waktu setempat. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Korea Utara meluncurkan rudal balistik dari Sinpo pada Minggu (19/4/2026) yang memicu peningkatan kesiagaan keamanan di kawasan.
  • Aksi peluncuran rudal tersebut melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di Semenanjung Korea.
  • IAEA mengonfirmasi Korea Utara mempercepat operasi reaktor nuklir guna meningkatkan kapasitas produksi bahan bakar untuk hulu ledak.

Suara.com - Korea Utara kembali meluncurkan sejumlah rudal balistik ke arah laut di lepas pantai timurnya, Minggu (19/4/2026) waktu setempat.

Aksi ini menjadi uji coba ketujuh sepanjang tahun ini dan keempat di bulan April.

Dilansir dari Aljazeera, militer Korea Selatan menyebut peluncuran dilakukan dari wilayah Sinpo sekitar pukul 06.10 waktu setempat.

Seoul langsung meningkatkan kesiagaan dan memperkuat koordinasi dengan Amerika Serikat serta Jepang.

Pemerintah Jepang menyatakan rudal tersebut diduga jatuh di sekitar perairan timur Semenanjung Korea.

Namun, tidak ada laporan pelanggaran ke zona ekonomi eksklusif Jepang.

Gambar yang diambil pada tanggal 30 Mei 2024 dan dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara melalui KNS pada tanggal 31 Mei 2024 menunjukkan uji coba salvo artileri roket super besar 600mm, di lokasi yang belum dikonfirmasi di Korea Utara. [KCNA VIA KNS/AFP]
Gambar yang diambil pada tanggal 30 Mei 2024 dan dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara melalui KNS pada tanggal 31 Mei 2024 menunjukkan uji coba salvo artileri roket super besar 600mm, di lokasi yang belum dikonfirmasi di Korea Utara. [KCNA VIA KNS/AFP]

Kantor kepresidenan Korea Selatan dilaporkan menggelar rapat darurat untuk merespons situasi tersebut.

Ketegangan regional pun kembali meningkat di tengah intensitas uji coba senjata Pyongyang.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sebelumnya menegaskan bahwa status negaranya sebagai kekuatan bersenjata nuklir tidak dapat diubah.

baca juga

Kim Jong un juga menyebut penguatan kemampuan nuklir sebagai bagian penting dari pertahanan nasional.

Uji coba rudal ini melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB terkait program senjata Korea Utara.

Namun, Pyongyang menolak larangan tersebut dan menganggapnya sebagai pelanggaran terhadap hak kedaulatan untuk membela diri.

Langkah ini terjadi menjelang rencana pertemuan antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada pertengahan Mei mendatang, yang diperkirakan turut membahas isu Korea Utara.

Sebelumnya, Kepala Badan Energi Atom Internasional Rafael Grossi mengungkapkan Korea Utara telah membuat kemajuan signifikan dalam pengembangan senjata nuklir, termasuk kemungkinan fasilitas baru pengayaan uranium.

“Kami mengonfirmasi adanya peningkatan cepat dalam operasi reaktor Yongbyon,” ujarnya.

Selain reaktor utama, IAEA juga mencatat peningkatan aktivitas di unit pemrosesan ulang dan reaktor air ringan.

Aktivitas tersebut menunjukkan penguatan kapasitas produksi bahan bakar nuklir yang menjadi komponen utama hulu ledak.

“Semua ini mengarah pada peningkatan sangat serius dalam kemampuan Korea Utara memproduksi senjata nuklir,” kata Grossi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinopsis Erica, Film Horor Jepang Terbaru Mochizuki Ayumu dan Hayashi Meari

Sinopsis Erica, Film Horor Jepang Terbaru Mochizuki Ayumu dan Hayashi Meari

Your Say | Sabtu, 18 April 2026 | 18:15 WIB

Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini

Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:00 WIB

Sinopsis Mukunaru Shonin, Drama Hukum Jepang Dibintangi Karasawa Toshiaki

Sinopsis Mukunaru Shonin, Drama Hukum Jepang Dibintangi Karasawa Toshiaki

Your Say | Kamis, 16 April 2026 | 15:35 WIB

Duet Suzuki Fuku dan Ano di The Flower of Evil: Kisah Kontrak Gelap Remaja yang Menyesakkan

Duet Suzuki Fuku dan Ano di The Flower of Evil: Kisah Kontrak Gelap Remaja yang Menyesakkan

Your Say | Kamis, 16 April 2026 | 11:06 WIB

Penjualan Mobil di Indonesia Januari hingga Maret 2026: Jepang vs China Panas, Korsel Terlibas

Penjualan Mobil di Indonesia Januari hingga Maret 2026: Jepang vs China Panas, Korsel Terlibas

Otomotif | Kamis, 16 April 2026 | 10:03 WIB

Terkini

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:10 WIB

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 22:08 WIB

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB

×