Pengubahan nomenklatur ini adalah bagian afirmasi pemerintah, Menag sebutkan belum final.
Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan 27 hari libur nasional dan cuti bersama untuk 2024. Juga akan ada pengubahan nomenklatur, yaitu hari libur Kenaikan Isa Almasih menjadi Kenaikan Yesus Kristus.
Dikutip dari kanal News Suara.com, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy di Kantor Kemenko PMK Jakarta menyatakan usulan dari Kementerian Agama tentang pengubahan nama hari libur ini kepada Presiden RI Joko Widodo.
Selanjutnya, akan diterbitkan Peraturan Presiden atau Perpres terkait perubahan nomenklatur nama hari perayaan Isa Almasih menjadi Yesus Kristus.
"Akan ada perubahan nomenklatur atas usulan dari Kementerian Agama terkait dari istilah Isa Almasih akan diubah menjadi Yesus Kristus," tandasnya.
"Untuk itu Kementerian Agama akan menyusun surat Peraturan Presiden (Perpres) untuk perubahan nomenklatur dimaksud," lanjut Menteri PMK.
![Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas [[Suara.com]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2022/08/19/1-gus-yaqut.jpg)
Sehingga, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan nomenklatur Isa Almasih menjadi Yesus Kristus hingga kini belum final untuk digunakan. Situasinya masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres) untuk perubahan nomenklatur ini.
"Kami masih menunggu. Jadi belum final, masih menunggu Keputusan Presiden, apakah usulan Kementerian Agama ini disetujui atau tidak," ungkapnya.
Perpres ini adalah bagian afirmasi pemerintah. Dan telah diberikan kepada Presiden Joko Widodo.
"Jadi ini bagian dari afirmasi pemerintah kepada umat Kristiani, ini proses pengusulan perubahan nomenklatur ke Presiden," tambah Menteri Agama RI.
"Usulan ini dari saudara-saudara Kristiani, Katolik, supaya lebih kepada mereka, ke saudara-saudara kita ini. Diubah namanya dari Isa Almasih ke Yesus Kristus. Karena itu peringatan saudara-saudara kita. Sehingga Kenaikan Isa Almasih menjadi Kenaikan Yesus Kristus, kemudian Wafatnya Isa Almasih menjadi Wafatnya Yesus Kristus," pungkasnya.