Prabowo Subianto menjadi Bacapres 2024 dengan harta kekayaan terbanyak dibandingkan dua pesaingnya, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Bahkan Prabowo melaporkan kekayaannya mencapai Rp2,04 triliun.
Sebagai perbandingkan, Anies adalah Bacapres 2024 dengan harta kekayaan paling sedikit, yakni Rp10,92 miliar. Sedangkan Ganjar mempunyai harta sedikit lebih banyak, yaitu Rp11,77 miliar.
Dilihat di program Mata Najwa di Universitas Gadjah Mada, Prabowo lalu menerangkan bahwa harta tersebut didapatkannya setelah puluhan tahun menjadi pengusaha.
"Saya sudah jadi pengusaha 20 tahun lebih dan kalau Anda mengerti bisnis, ada perbedaan antara aset yang dinilai, (seperti) tanah, dinilai (ini artinya) aset, dan cash yang bisa dipakai," terang Prabowo.
"Kalau dipelajari, saya banyak aset tapi yang tidak bersifat cash. Bahkan banyak aset saya, pabrik saya, yang mandeg, karena saya tidak dapat kredit, karena saya tidak berkuasa 20 tahun," imbuhnya, dikutip pada Rabu (20/9/2023).
Ketua Umum Partai Gerindra itu kemudian menceritakan latar belakangnya sampai terjun ke dunia usaha. Menurutnya hal ini tak lepas dari uang pensiun yang didapatkannya selepas diberhentikan dari TNI.
Blak-blakan Prabowo menyebut uang pensiun yang didapatkannya sedikit, sehingga dia harus membuka perusahaan bila ingin terus menyambung hidup.
"Saya memang jadi pengusaha, karena waktu pensiun, (uang) pensiun saya waktu itu hanya Rp900 ribu. Sekarang (uang) pensiun saya hanya Rp4,8 juta. Jadi kalau saya tidak berbisnis, saya nggak bisa hidup," jelas Prabowo.
Prabowo juga mengaku bahwa aset-asetnya tersebut diperjualbelikan apabila memang sedang dalam kondisi terjepit.
Baca Juga: Prabowo Sempat Kabur Saat Diminta Refleksi Diri, Lirikan Maut ke Najwa Shihab Jadi Pembicaraan
"Ini tidak saya anjurkan, tapi kadang-kadang saya jual aset, saya jual tanah, untuk membiayai kebutuhan-kebutuhan partai saya dan sebagainya," kata Prabowo.
Namun Prabowo kemudian menambahkan bahwa sekarang Partai Gerindra memiliki gerakan pembiayaan mandiri, terutama untuk cabang-cabang partai di akar rumput.