Kekinian, muncul wacana soal Ganjar Pranowo yang diminta duet bersama Prabowo Subianto untuk Pilpres 2024.
Wacana ini salah satunya diusulkan oleh Ketua DPD Projo (Pro Jokowi) Bali, I Gusti Agung Ronny Indra Wijaya.
"DPD Projo Bali mengusulkan Bapak Prabowo sebagai calon presiden dan Bapak Ganjar Pranowo sebagai calon wakil presiden di Pemilu 2024," ujar I Gusti Agung Ronny Indra Wijaya.
Merespons munculnya usulan tersebut, Ganjar mengatakan bahwa semua peluang masih bisa terjadi sebelum pendaftaran Pilpres 2024 dibuka.
"Kalau politik itu sebelum nanti ditetapkan di KPU semua peluang bisa terjadi," kata Ganjar ditemui usai rapat bersama parpol pengusung dan timses di Gedung High End MNC, Jakarta Pusat, dikutip dari Suara.com pada Kamis (21/9/2023).
Usai mengatakan hal tersebut, Ganjar enggan berbicara lebih jauh soal isu dirinya berduet dengan Prabowo di kontestasi mendatang.
Sebelumnya, Ganjar pernah berkoar-koar soal sejumlah kriteria untuk calon wakil presidennya.
Mulai dari sosok yang punya visi dan spirit yang sama seperti dirinya hingga sosok yang memiliki semangat anti korupsi
"Dia mesti satu visi sama saya dan kemudian kita mesti bisa jadi satu tim dan punya spirit yang sama untuk melayani," ujar Ganjar dikutip dari unggahan kanal YouTube KOMPASTV pada Selasa (19/9/2023).
"Punya spirit yang sama untuk melanjutkan pemerintahan ini. Punya spirit yang sama untuk anti korupsi," lanjutnya.
Ketika disinggung soal umur, Ganjar menerangkan bahwa dirinya tak mematok usia sebagai salah satu kriteria yang perlu diindahkan untuk mencari wakil presiden.
"Tua muda sama saja. Jangan berpikir yang muda itu selalu lebih hebat yang senior enggak atau sebaliknya. Semuanya punya peluang yang sama," pungkasnya.