Coach Indra Sjafri akan bikin serangan depan bisa makin tajam. Ini riwayat pertemuan kita dengan Uzbekistan.
Timnas Indonesia U-24 bakal berhadapan dengan Timnas Uzbekistan di Asian Games 2022 Tiongkok nomor sepak bola putra. Kekinian, Coach Indra Sjafri tengah meramu pemain-pemain yang akan memperkuat formasi untuk pertarungan di 16 besar pada hari ini, Kamis (28/9/2023).
Dikutip dari kantor berita Antara, di level senior, Timnas Indonesia sudah dua kali bertemu Timnas Uzbekistan. Yaitu saat kualifikasi Piala Dunia zona Asia 1997. Dalam laga pertama pada 1 Juni, Timnas Indonesia bermain imbang 1-1. Kemudian pertemuan keduapada 20 Juni, Uzbekistan menang 3-0.
Lalu di kelompok umur, Timnas Indonesia U-23 pernah bermain melawan Uzbekistan di ajang PSSI Anniversary Cup 2018. Dalam pertandingan itu, Timnas U-23 dengan Coach Luis Milla bermain imbang dengan skor 0-0.
![Pemain Timnas U-24 saat laga kontra Korea Utara [(dok. NOC Indonesia)]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/28/1-pemain-timnas-u-24-muhammad-taufany-saat-bertanding-melawan-korea-utara-dok-noc-indonesia.jpg)
Poin kacamata atau 0-0 juga pernah didapatkan Timnas U-20 saat bermain lawan Uzbekistan dalam laga terakhir fase grup Piala Asia U-20, Maret 2023.
Sehingga tidak berlebihan jika dikatakan saat ini Timnas Indonesia cukup beruntung bisa lolos dalam fase grup. Setelah menang 2-0 atas Kirgistan, lalu menderita kekalahan 0-1 dari Taiwan dan 0-1 dari Korea Utara.
Di sisi lain, Timnas U-24 yang bertarung di Asian Games 2022 minim penyerang murni. Dari sejumlah pemain depan yang dibawa pelatih Indra Sjafri, hanya Titan Agung sebagai penyerang tengah.
Saat menang 2-0 atas Kirgistan dalam laga pembuka Asian Games 2022, dua gol disumbang pemain sayap, yaitu Hugo Samir dan Ramai Rumakiek.
Persoalannya, Titan Agung disebutkan kurang mendapat kepercayaan dari Indra Sjafri untuk tampil penuh. Dalam laga kontra Kirgistan dan Taiwan, ia hanya dimainkan 45 menit.
Saat laga Timnas Indonesia vs Korea Utara, penyerang Bhayangkara FC ini bahkan tidak dimainkan sama sekali.
Dalam tiga pertandingan fase grup Asian Games, praktis Timnas Indonesia U-24 lebih banyak mengandalkan pemain-pemain sayap untuk membuka ruang dan menciptakan peluang.
Dengan model perhitungan poin dan sistem kelolosan yang ada, Timnas Indonesia berhak melaju ke babak 16 besar setelah Kirgistan unggul 4-1 atas Taiwan, dan Indonesia menjadi salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Untuk laga versus Uzbekistan, Indra Sjafri memanggil Ramadhan Sananta. Pemain Persis Solo ini mengisi satu dari dua slot yang masih dimiliki Timnas Indonesia.
Harapannya, ia menjadi solusi menajamkan serangan dari lini depan Timnas Indonesia ketika berhadapan melawan tim dengan pertahanan tangguh.
Ramadhan Sananta sendiri cukup familiar dengan Timnas Indonesia U-24, yang sebagian anggotanya adalah pemain-pemain Timnas Indonesia U-23. Bersama Timnas U-23, ia menyumbangkan lima gol dan ikut berperan meraih medali emas SEA Games 2023 Kamboja.
Kemudian saat membela Timnas Indonesia U-23 dalam gelaran Piala AFF U-23, ia hanya mencetak dua gol akan tetapi berhasil merepotkan barisan pertahanan lawan dan memiliki peran signifikan membawa Timnas Indonesia lolos ke final.
Jadi, bagaimana peluang Timnas Indonesia U-24 untuk kejuaraan hari ini? Masih ada peluang untuk memaksakan hasil imbang sampai waktu normal selesai, dan menyelesaikannya dengan adu penalti dalam extra time.