Bruno Moreira adalah pemain tim Bajul Ijo alias Persebaya Surabaya yang mendapat penghargaan Best Player of the Week.
Nama Bruno Moreira, lajang Brasil yang berlaga di bawah bendera Persebaya Surabaya makin meroket setelah meraih penghargaan sebagai Best Player of the Week pekan ke-13 BRI Liga 1 2023/2024.
Turun bersama pasukan Bajul Ijo alias buaya hijau dalam bahasa Jawa dialek Suroboyoan, ia tampil mengesankan saat Persebaya Surabaya menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (23/9/2023).
Dalam laga ini, pemain posisi winger asal Negeri Samba yang banyak melahirkan pembalap Formula 1 (F1) dan pemain sepak bola ini menyarangkan satu gol sehingga Persebaya Surabaya unggul lebih dahulu. Dengan hasil akhir 1-3 untuk Arema FC Malang.
Adapun catatan statistik Bruno Moreira adalah 33 assist, 4 tackle, 2 intercept, serta dua dribble yang semuanya berjalan sukses.
Menyimak penampilan pemain usia 24 tahun ini begitu keren, kolom komentar media sosial yang membahasa Bajul Ijo dan Bruno Moreira pun riuh oleh satu permintaan.
![Bruno Moreira (kiri) ikut selebrasi saay Ze Valente (tengah) mencetak gol ke-3 Persebaya, ke gawang Arema FC. [[SuaraJatim/Dimas Angga]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/29/1-ze-valente-usai-mencetak-gol-ke-3-persebaya-ke-gawang-arema-fc.jpg)
Dikutip dari Denpasar Suara.com, salah satu mitra Metro Suara.com, begitu banyak permintaan dilayangkan agar Bruno Moreira segera dinaturalisasi. Termasuk ada yang nekat memention Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir sebagai pemegang kewenangan tertinggi dunia persepakbolaan Tanah Air.
Namun tunggu dulu, bisakah Bruno Moreira masuk daftar pemain naturalisasi Indonesia?
Syarat untuk menjadi pemain naturalisasi, berdasarkan pengetahuan umum dan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) salah satu yang terkuat adalah Granny Rules atau ancestry alias etnic descent adanya galur keturunan dari pemain yang akan dinaturalisasi. Jadi wajib berhubungan secara darah dengan negara tujuan.
Sedangkan dikutip dari Denpasar Suara.com, sebagaimana mengutip Kemnkumham.go.id, salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi pemain naturalisasi yakni sudah bertempat tinggal di wilayah Negara Republik Indonesia paling singkat 5 (lima) tahun berturut-turut atau paling singkat 10 (sepuluh) tahun tidak berturut-turut.
Menyimak usia pemain ini 24 tahun serta tidak memiliki darah keturunan Indonesia, cukup sulit untuk mewujudkan harapan menggebu tadi dalam waktu singkat.