Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Brunei Darussalam dalam putaran pertama kualifikasi Piala Dunia 2026. Beberapa pemain Indonesia, termasuk yang naturalisasi akan dipanggil oleh pelatih Timnas Shin Tae yong.
Para penggemar sepak bola Indonesia juga penasaran apakah Jay Idzes, yang kini bermain di klub Serie B Venezia sudah bisa membela Timnas Indonesia atau tidak.
Sebelumnya Jay Idzes sudah bertemu dengan Ketum PSSI Erick Thohir. Ia juga secara terbuka sudah sepakat untuk pindah kewarganegaraan dari Belanda ke Indonesia demi membela Timnas.
Meski demikian, Jay Idzes dipastikan belum bisa berseragam Garuda dalam laga Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam yang akan digelar pada 12 da 17 Oktober ini.
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengatakan Jay Idzes masih harus mengurus administrasi dalam proses naturalisasinya menjadi WNI. Arya mengatakan proses naturalisasi Jay sudah sampai di Kementerian Hukum dan HAM.
"Sudah beres dari kedubesnya, Belanda. Kemudian dari rekomendasi Kemenpora, sekarang masuk ke Kemenhumkam," ucap Arya Sinulingga di sela-sela acara bersama Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia (PN-SSI) di Jakarta, Minggu (1/10/2023).
Ia mengatakan proses naturalisasi Jay Idzes berikutnya akan diproses di Kementerian Sekretariat Negara sebelum dibawa ke presiden, yang akhirnya akan mengusulkan naturalisasi Jay Idzes ke DPR.
"Setelah itu Paripurna DPR, dilihat lagi jadwal Paripurna DRP kapan, akan kami sesuaikan," Arya Sinulingga membeberkan.
Setelah disetujui DPR dalam paripurna, maka Jay Idzes tinggal menunggu Keputusan Presiden untuk melakukan pengambilan sumpah Warga Negara Indonesia.
Baca Juga: Erick Thohir Beri Bocoran Kapan Jay Idzes Bisa Bergabung dengan Timnas Indonesia
Sebelumnya Ketum PSSI Erick Thohir pada awal September kemarin mengatakan Jay Idzes antusias membela Timnas Indonesia. Bek kelahiran Belanda itu juga ingin membangun Timnas menjadi lebih baik.
Erick Thohir sendiri mengaku senang menyambut Jay Idzes, bek jangkung berusia 23 tahun itu di barisan Timnas Indonesia.
"Kami akan membangun yang terbaik, dari siapapun yang mengaku merah putih atau ingin merah putih, apakah pemain yang ada di Indonesia atau pemain keturunan yang terpanggil, saya berharap penambahan kekuatan tim nasional menjadi sebuah keberlanjutan," kata Erick di Jakarta.