Akun Instagram Resmi BEM Universitas Udayana atau Unud dikabarkan telah diretas setelah melayangkan kritik terkait politik dinasti Jokowi.
"Kami bersuara melalui sosial media dikarenakan letak geografis kami yang jauh dari ibukota, sehingga belum bisa membersamai secara langsung kawan-kawan BEM SI di Gedung MK, namun demikian kami siap hadir dan turun ke jalan tanggal 20 nanti. Kami kecewa dengan diterima sebagian permohonan yang diajukan terkait batas usia capres-cawapres," tegas Presiden Bem Unud, I Putu Bagus Padmanegara melalui pesan singkat, dikutip dari Suara Denpasar, Selasa (17/10/2023).
Lebih lanjut Padma menjelaskan, akun Instagram @bem_udayana secara otomatis logout di seluruh perangkat terhubung. Dimana tertulis ketarangan masuk notifikasi ganti password pada 02.00 WITA.
Hingga siang ini akun Instagram tersebut belum bisa di akses. Cara ini tentu sama sekali tidak dibenarkan dan telah membunuh kebebasan berpendapat, apalagi suara kritis dari mahasiswa.
"Saya benar-benar mengecam segala bentuk pembungkaman dari siapapun. BEM Udayana tegak lurus mengawal segala kebijakan dari Pemerintah, baik eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Bahwa hadirnya kritik dari kami, menandakan kami muak melihat kondisi pemerintahan hari ini."
"Kami benar-benar marah, dengan upaya pembungkaman yang kami rasa sudah diluar batas wajar, beberapa waktu lalu kawan kami BEM UI juga sempat diretas twitternya, dan bahkan hingga kini masih belum bisa diakses. Tentu ini menandakan kemunduran demokrasi di Indonesia," pungkas Padma.
Sebelumnya, BEM Udayana mempublikasikan postingan "Politik Sayang Anak Ala Jokowi" postingan tersebut diunggah di laman Instagram resmi kampus pada Senin, (16/10/2023). Postingan tersebut akhirnya menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan.