Orang Tua Siswa SMP Korban Kekerasan Temui Oknum Guru yang Tampar Anaknya Pakai Buku, Begini Ujungnya

Suara Moots

Rabu, 14 Desember 2022 | 14:33 WIB
Orang Tua Siswa SMP Korban Kekerasan Temui Oknum Guru yang Tampar Anaknya Pakai Buku, Begini Ujungnya
ILUSTRASI kekerasan (Pixabay)

Sebuah video yang memperlihatkan seorang guru di sebuah SMP di Kota Cimahi, Jawa Barat menampar siswanya menggunakan buku beredar di aplikasi percakapan warga dan menjadi viral.

Dari video berdurasi 20 detik yang beredar, terlihat seorang guru mengenakan jilbab warna merah muda dan seragam coklat menampar siswa yang duduk di depan lapang sekolah. 

Berdasarkan penelusuran, peristiwa tersebut terjadi di SMPN 1 Kota Cimahi. Adapun anak yang ditampar merupakan siswa kelas IX lantaran dipicu kesalahpahaman penilaian akhir semester (PAS).

"Kita beri sanksi disiplin sesuai PP 94 tahun 2021 tentang Disiplin ASN. Ini bentuk dari pembinaan, kalau masih mengulang baru hukuman berat," kata Kepala Disdik Kota Cimahi, Harjono, Rabu (14/12/2022).

Diketahui, kasus guru tampar siswa ini telah direkonsiliasi oleh pihak sekolah, pada Kamis 8 Desember 2022. Orangtua siswa dan guru sudah bertemu dan saling memaafkan.

Kekinian, oknum guru di SMPN 1 Cimahi itu telah mendapat sanksi dari Dinas Pendidikan setempat.

Harjono mengapresiasi langkah rekonsiliasi antar kedua belah pihak. Meski begitu pihaknya tetap menjatuhkan sanksi disiplin kepada guru sebagai bentuk pembinaan serta tak terulang di kemudian hari.

"Tetap saja (disanksi), karena ada indikasi pelanggan disiplin. Jadi rekonsiliasi merupakan tindakan personal, tapi persoalan profesionalisme tetap harus ditempuh," jelasnya.

Harjono menilai selain Dinas Pendidikan, organisasi profesi seperti PGRI bisa ikut terjun untuk melihat apakah tindakan tersebut melanggar etik atau tidak. Jika melanggar, bisa saja guru tersebut juga dapat sanksi etik dari organisasi profesi.

baca juga

"PGRI mestinya turun, apakah tindakan itu melanggar etik profesi atau tidak, berdasarkan pengakuannya itu untuk mendisiplinkan anak, nah apakah cara seperti itu dibenarkan secara etik atau tidak," tutur Harjono.

Guna mengantisipasi tindak perundungan serta aksi kekerasan di lingkungan sekolah, Disdik Cimahi berencana sosialisasi sistem disiplin positif, yakni sebuah cara untuk mendisiplinkan siswa tanpa kekerasan.

"Saya akan sosialisasikan disiplin positif di lingkungan sekolah. Artinya bagimana caranya mendisplinkan siswa tanpa mencederai dan melukai," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Study Tour ke Bali, Viral Sejumlah Siswa SMP Kesurupan, Karena Berlaku Kurang Pantas di Tempat Suci?

Study Tour ke Bali, Viral Sejumlah Siswa SMP Kesurupan, Karena Berlaku Kurang Pantas di Tempat Suci?

Lifestyle | Selasa, 13 Desember 2022 | 15:05 WIB

Hubungan Sudah Mesra, Kapan Ridwan Kamil Bakal Umumkan Dirinya Resmi Jadi Kader Partai Golkar?

Hubungan Sudah Mesra, Kapan Ridwan Kamil Bakal Umumkan Dirinya Resmi Jadi Kader Partai Golkar?

Jabar | Selasa, 13 Desember 2022 | 12:30 WIB

Sudah Dianggap Jadi Warga, Ridwan Kamil Masih Tutup Rapat Kapan Ia Bakal Pamerkan KTA Partai Golkar Miliknya

Sudah Dianggap Jadi Warga, Ridwan Kamil Masih Tutup Rapat Kapan Ia Bakal Pamerkan KTA Partai Golkar Miliknya

Moots | Selasa, 13 Desember 2022 | 12:26 WIB

Terkini

Adhi Karya Tetap Akan Bangun 12 Lokasi Apartemen Mangkrak Pakai Uang Danantara

Adhi Karya Tetap Akan Bangun 12 Lokasi Apartemen Mangkrak Pakai Uang Danantara

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 19:34 WIB

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 19:31 WIB

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Jakarta | Selasa, 15 September 2026 | 19:25 WIB

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 19:17 WIB

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Video | Selasa, 15 September 2026 | 19:15 WIB

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:14 WIB

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

×