"Dia bilang intinya dia memang berhubungan, 'nggak tahu diri lo udah saya turutin berhubungan kayak gitu. Kamu bulan puasa ngajak saya berbuat itu siang-siang'," ujar Norma mengingat kembali isi pesan yang dikirim sang ibu kepada Rozy.
Norma mengaku sampai bergetar dan tapa berpikir panjang menunjukkan pesan tersebut kepada adik Rozy. Bukan hanya itu, Norma juga mengambil tangkap layar isi pesan tersebut untuk ditunjukkan sebagai bukti kepada sang ayah.
Saat ditunjukkan kepada sang ayah, Norma diminta untuk mengumpulkan ibunya dan juga Rozy di rumah. Mereka pun melakukan sidang kecil-kecilan untuk menanyakan tentang hubungan terlarang yang sudah dialkukan ibunda Norma dengan Rozy.
Namun saat itu, ibunda Norma tak mengaku dan justru mengatakan bila apa yang dikirimnya kepada Rozy hanya salah ketik. Namun, Norma dan sanag ayah tak percaya begitu saja.
Sampai pada akhirnya, Rozy mengakui perbuatannya dan bersimpuh di kaki ayah Norma meminta maaf. Ia mengaku khilaf dan tak akan melakukan kesalahan yang sama.
Namun, perbuatan Rozy dan ibu mertuanya semakin menjadi-jadi setelah ia menikahi Norma. Saat Norma bekerja, sang ibu kerap pergi ke kontrakannya dan melakukan hubungan tak senonoh denagn Rozy hingga dipergoki sebanyak dua kali oleh warga sekitar.