Begitu tega, mungkin kata itu tepat ditunjukkan kepada Ferry Irawan yang melakukan KDRT kepada Venna Melinda.
Fakta baru terungkap mengenai kronologi KDRT Venna Melinda yang dilakukan oleh Ferry Irawan.
Menurut Reza, adik Venna Melinda, Ferry Irawan telah menekan hidung Venna oleh kepala Ferry.
Saat ini, kasus KDRT tersebut tengah ditangani oleh Polres Kota Kediri, Jawa Timur.
Adik Venna menyebut sang kakak sempat menghubunginya dan meminta tolong. Di lokasi kejadian, Venna juga sempat teriak meminta pertolongan dengan posisi terlentang namun tangan Venna ditahan oleh Ferry di atas kasur. Sedangkan, bagian hidung Venna ditekan oleh kepala Ferry.
"Menurut keterangan Bu Venna, hal itu dilakukan karena dia semacam menekan bagian hidung Bu Venna, untuk yang hari kemarin ya, dengan dahinya dengan sangat keras, dalam posisi terlentang, tangan ditahan di tempat tidur," ujar Reza, adik Venna Melinda, dikutip Rabu (11/1/2023).
"Dan hidungnya ditahan dengan dahi, lalu setelah Bu Venna merasakan kesakitan, dihentikan pada saat bangun, darah banyak yang keluar, dan itu bisa dilihat, saya melihat di TKP (melalui video) darah banyak berceceran di lantai, selimut, tempat tidur," sambungnya.
Saat akan keluar dari kamar, Venna Melinda sempat dihalang-halangi oleh Ferry Irawan. Ia menyebut kakaknya terlibat tarik-menarik berebut handphone.
"Jadi pada saat dia masuk lagi, diambil handphone, terus sudah mau dihalang-halangi lagi, dan kebetulan dia sempat menelpon orang di Kediri, dan tersambung, dan terlihat keadaannya," ungkap Reza.
Baca Juga: Keukeuh Penjarakan Ferry Irawan Gegara KDRT, Venna Melinda Tak Akan Cabut Laporan
Disinggung soal cabut laporan, Reza menegaskan sang kakak akan tetap meneruskan jalur hukum dan tak akan mencabut laporan.
"Bu Venna telah memberikan komitmennya untuk tidak menarik laporannya. Jadi gini, laporan ini kan dilakukan oleh warga negara Indonesia, atas adanya tindakan pidana yang dilakukan, domestik memang KDRT, dan ini tidak ada jalan lain selain melaporkan ke pihak kepolisian," pungkasnya.