Pengamat politik Amir Faisal menilai Menteri BUMN Erick Thohir merupakan sosok calon wakil presiden (cawapres) yang mampu menjadi pemersatu bagi koalisi partai politik (parpol) yang ada saat ini.
"Dia (Erick Thohir) menjadi jalan tengah atau titik pemersatu bagi koalisi partai politik saat ini," ujar Amir yang merupakan Founder Perfecto untuk Indonesia dalam keterangan tertulis, Jumat (27/1/2023).
Hal tersebut, tambah dia, tidak terlepas dari status Erick Thohir yang tidak terikat dengan partai politik mana pun.
Selain sebagai sosok pemersatu koalisi parpol, Amir menilai Erick Thohir memiliki kekuatan lengkap untuk menjadi cawapres.
Yakni memiliki elektabilitas yang baik, keterwakilan kelompok wilayah, dan merupakan pemimpin berprestasi di pemerintahan nasional.
Dalam beberapa survei, elektabilitas Erick Thohir unggul sebagai cawapres pada Pilpres 2024. Salah satunya, hasil survei dari lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) menunjukkan bahwa Erick memiliki elektabilitas tertinggi dibandingkan dengan nama-nama lain, yakni 19,2 persen.
Kemudian, dari sisi keterwakilan kelompok, Erick Thohir dinilai mewakili pemimpin luar Jawa dan mendapatkan dukungan dari organisasi Islam terbesar di dunia dan Indonesia, yakni Nahdlatul Ulama (NU).
Sementara dalam rekam jejak sebagai Menteri BUMN, Erick dinilai berhasil mengharumkan nama BUMN dengan meningkatkan kontribusinya kepada negara sebesar Rp68 triliun dalam tiga tahun terakhir. Di samping itu, Kementerian BUMN secara konsisten meningkatkan laba.
Laba Kementerian BUMN di bawah kepemimpinan Erick Thohir konsisten meningkat dari Rp13 triliun pada tahun 2020 menjadi Rp124,7 pada tahun 2021, sedangkan triwulan III laba kembali meningkat menjadi Rp155 triliun.
Baca Juga: 3 Figur Capres Paling Disukai Pemilih PAN di Luar Ketum Zulhas: Ganjar, Erick dan Anies
"Sudah menjadi kelaziman politik di republik ini bahwa sosok cawapres cenderung dilihat dari sejauh mana kekuatannya dari sisi elektabilitas, keterwakilan golongan wilayah, prestasi, dan rekam jejaknya, sedangkan Erick Thohir telah berada di posisi itu semua," ucap Amir.