Kondisi Venna Melinda dianggap memerlukan konselor hingga dokter pribadi. Hal tersebut diungkapkan Roro Fitria lantaran kondisi kesehatan Venna Melinda masih belum stabil usai kasus dugaan KDRT yang dilakukan Ferry Irawan.
Baru-baru ini, Venna Melinda menjalani beberapa sesi terapi yang salah satunya hipnoterapi, dalam terapi tersebut ahli akan "masuk" ke dalam alam bawah sadar Venna Melinda.
Konselor mengungkap Venna Melinda mengalami traumatik saat konseling khususnya saat diajukan pertanyaan seputar kejadian menimpanya. Venna Melinda akan menangis karena mengingat kasus KDRT yang menimpanya.
Karenanya, konselor mengaku berbicara dengan Venna Melinda dari sisi psikologis dan bukan fisik, mengingat kasus tersebut melibatkan sentuhan fisik.
"Dengan menggunakan teknik konseling dan hipnoterapi, kita tidak bersentuhan dengan permasalannya. Tapi kita bersentuhan secara psikologisnya karena kejadian itu sangat membuatnya terpukul ya, dengan adanya sentuhan secara fisik sampai mengalami darah," ucap konselor Venna Melinda, dikutip dari matamata.com (Jaringan Suara.com).
Peristiwa KDRT tersebut meninggalkan trauma yang sangat membekas bagi Venna Melinda. Perempuan 50 tahun itu juga disebut masih memerlukan pendampingan khusus.
"Tentunya kita masih perlu pendampingan khusus dan butuh beberapa treatment selanjutnya," ungkap konselor.
Selama menjalani sesi hipnoterapi, konselor yang menangani Venna Melinda berusaha menanamkan kata-kata soal memaafkan dan mencintai diri sendiri di alam bawah sadar ibunda Verrell Bramasta ini.
"Yang saya sampaikan adalah, pada dasarnya memaafkan, menerima kondisi kejadian tersebut, dan mencintai diri serta mengikhlaskan apa pun yang telah terjadi itu adalah sebuah pembelajaran yang luar biasa untuk persiapan tujuan yang lebih baik, seperti itu yang saya masukkan ke bawah sadarnya," ungkap konselor.
Baca Juga: Indra Bekti Muncul di Konser Blue, Penonton Langsung Histeris
Venna Melinda hingga saat ini belum mau menemui para wartawan. Meski masih depresi dan mengalami trauma, kondisi Venna Melinda disebut mengalami kemajuan daripada pertemuan terapi sebelumnya. (Saka Junji)