Profil Inggit Garnasih, Istri Bung Karno yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Suara Moots | Suara.com

Sabtu, 18 Februari 2023 | 20:38 WIB
Profil Inggit Garnasih, Istri Bung Karno yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Inggit Garnasih, istri kedua Bung Karno, kembali diusulkan Pemprov Jabar mendapat gelar Pahlawan Nasional. ([Dok. disparbud.jabarprov.go.id])

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan Pemprov Jabar kembali mengusulkan pemberian anugerah Pahlawan Nasional kepada Inggit Garnasih, istri kedua Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno atau Bung Karno.

Usulan gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh kemerdekaan Indonesia tersebut merupakan yang ketiga kali dilakukan. Ridwan Kamil pun berharap usulan tersebut bisa diterima oleh pemerintah pusat.

"Mudah-mudahan mungkin tidak untuk tahun ini (menjadi pahlawan nasional) karena berproses. Tapi kita harapkan minimal tahun depan disetujui oleh pemerintah," kata Ridwan Kamil seusai memberikan sambutan dan membuka Seminar Nasional Pengusulan Ibu Inggit Garnasih sebagai Pahlawan Nasional, di Kota Bandung, Jumat (17/2/2023).

Lantas siapakah sosok Inggit Garnasih? Simak di bawah ini:

Profil Inggit Garnasih

Inggit Garnasih lahir di Desa Kamasan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, pada 17 Februari 1988. Ia merupakan putri bungsu pasangan Ardjipan dan Amsi.

Saat remaja, Inggit Garnasih tumbuh menjadi kembang desa di kampungnya. Banyak lelaki yang berupaya mendekatinya untuk sekadar bisa mencuri perhatiannya.

Inggit merupakan nama panggilan. Kecantikan Inggit Garnasih membuat lelaki memberikan uang seringgit kepadanya.

Mereka berharap uang seringgit itu bisa menarik hati sang Kembang Desa tersebut. Dari ringgit itu pulalah berkembang menjadi panggilan Si Ringgit.

Sesudahnya, nama Inggit menjadi nama depan Garnasih sebagai yang ditulis dalam buku Reni Nuryanti yang berjudul Istri-Istri Sukarno.

Pernikahan dengan Bung Karno

Inggit Garnasih pertama kali menikah dengan seorang patih bernama Nata Atmaja di Kantor Residen Priangan. Namun pernikahan mereka tidak berlangsung lama.

Inggit Garnasih kemudian menikah lagi dengan Haji Sanusi, seorang pengusaha seorang pengusaha yang juga aktif dalam organisasi Sarekat Islam.

Pernikahan mereka berjalan lancar tapi biasa saja, sampai bisa dikatakan tidak bahagia. Akhirnya pernikahan mereka berakhir dengan perceraian.

Pada 24 Maret 1923, Inggit Garnasih resmi menikah dengan Bung Karno setelah sebelumnya Bung Karno menceraikan istri pertamanya, Oetari. 

Pernikahan Bung Karno dan Inggit Garnasih dilangsungkan di rumah orangtua Inggit di Jalan Javaveem, Bandung.

Pernikahan mereka dikukuhkan dengan Soerat Keterangan Kawin No. 1138 tertanggal 24 Maret 1923, bermaterai 15 sen, dan berbahasa Sunda.

Pendukung Pemikiran-Pemikiran Soekarno

Setelah resmi menikah, Inggit Garnasih mendampingi aktivitas Bung Karno. Ia bahkan menjadi salah satu sosok di mana Soekarno berbagi pemikiran untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. 

Misalnya saja, ketika Soekarno menyampaikan pemikiran ingin mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI), Inggit mendukungnya. 

Inggit juga menjadi sosok yang selalu menjenguk Soekarno ketika tokoh Proklamasi Indonesia ini dipenjara.

Dukungan dari Inggit inilah yang melecut semangat Soekarno untuk melanjutkan perjuangannya menjadikan Indonesia sebagai negara berdaulat. 

Berdasarkan informasi dari museumindonesia.com, berikut sumbangsih Inggit Garnasih dalam kemerdekaan Indonesia.

1. Saksi proses kelahiran Peserikatan Indonesia, yang lalu berubah nama menjadi Partai Nasional Indonesia (PNI) pada tanggal 4 Juli 1927. 

2. Saksi kelahiran Sumpah Pemuda. 

3. Pendamping setia dalam perjalanan Soekarno, sampai ke tempat-tempat pengasingan. 

4. Mencarikan data referensi bagi Soekarno dalam menyusun pembelaan di depan Pengadilan Landraad Bandung tanggal 18 Agustus 1930. Pidato pembelaannya terkenal dengan judul 'Indonesia Menggugat'. 

Pada 29 Januari 1943, Inggit Garnasih dan Bung Karno resmi bercerai. Perceraian itu disaksikan Moh. Hatta, Ki Hajar Dewantoro, dan K.H Mas Mansoer.

Dalam perceraian mereka tertera perjanjian bahwa Inggit akan menerima jaminan hidup dan tunjangan.

Museum Inggit Garnasih

Inggit Garnasih meninggal pada 13 April 1984 di usia 95 tahun. Rumahnya sekarang dijadikan museum dan nama jalannya menjadi Jalan Inggit Ganarsih.

Penggantian nama jalan bertepatan dengan penyematan Tanda Kehormatan diberikan kepada Inggit Ganarsih berupa 'Bintang Mahaputera Utama'.

Penghargaan itu diberikan berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 073/TK/1997 tanggal 11 Agustus 1997. Penyerahan 'Bintang Mahaputera Utama' dilakukan pada 10 November 1997. 

Rumah Inggit Garnasih diresmikan menjadi cagat budaya dan ditetapkan berdasarkan Undang-Undang RI No. 5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya.

Sebagai cagar budaya, maka rumah Inggit Ganarsih dilindungi dan harus dilestarikan oleh negara Indonesia. 

Rumah Inggit Garnasih telah menjadi saksi para pelopor kemerdekaan seperti Suyudi, Agus Salim, Ki Hajar Dewantoro, HOS Tjokroaminoto, Kyai Haji Mas Mansur, Sartono, Hatta, Moh. Yamin, Ali Sastro, Asmara Hadi, Ibu Trimurti, Otto Iskandardinata, Dr. Soetomo, dan lainnya berkumpul untuk berdiskusi mencapai kemerdekaan Indonesia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usulkan Inggit Garnasih Jadi Pahlawan Nasional, Ridwan Kamil: Jasa-jasanya untuk Kemerdekaan Indonesia Luar Biasa

Usulkan Inggit Garnasih Jadi Pahlawan Nasional, Ridwan Kamil: Jasa-jasanya untuk Kemerdekaan Indonesia Luar Biasa

| Sabtu, 18 Februari 2023 | 19:53 WIB

Pernah jadi Ibukota, Miris Jogja Tak Punya Museum Bung Karno

Pernah jadi Ibukota, Miris Jogja Tak Punya Museum Bung Karno

Jogja | Sabtu, 18 Februari 2023 | 19:30 WIB

Megawati Soekarnoputri Sebut Dirinya Manusia Unik di Indonesia: Saya Ini Anak Soekarno

Megawati Soekarnoputri Sebut Dirinya Manusia Unik di Indonesia: Saya Ini Anak Soekarno

News | Kamis, 16 Februari 2023 | 21:30 WIB

Terkini

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Tahan dan Tenang, Nanti Datang Senang: Pelukan Hangat saat Hidup Berat

Tahan dan Tenang, Nanti Datang Senang: Pelukan Hangat saat Hidup Berat

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:25 WIB

Dibesarkan di Ujungberung, Sapi Khas Jawa Tengah Ini Dipilih Presiden untuk Idul Adha

Dibesarkan di Ujungberung, Sapi Khas Jawa Tengah Ini Dipilih Presiden untuk Idul Adha

Jabar | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:20 WIB

Bahlil Lahadalia Kurban Sapi di Riau, Bobotnya Gak Nanggung-nanggung

Bahlil Lahadalia Kurban Sapi di Riau, Bobotnya Gak Nanggung-nanggung

Riau | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:15 WIB

Persib Cetak Hattrick Juara, Umuh Muchtar dan Wagub Jabar Gelar Kurban 15 Sapi

Persib Cetak Hattrick Juara, Umuh Muchtar dan Wagub Jabar Gelar Kurban 15 Sapi

Jabar | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:14 WIB

Sejarah Kelam Trofi Piala Dunia: Dicuri Nazi, Ditemukan Anjing, hingga Dilebur Pencuri

Sejarah Kelam Trofi Piala Dunia: Dicuri Nazi, Ditemukan Anjing, hingga Dilebur Pencuri

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:05 WIB

Plang Larangan Membuang Sampah Sembarangan: Masihkah Jadi Solusi Efektif?

Plang Larangan Membuang Sampah Sembarangan: Masihkah Jadi Solusi Efektif?

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:00 WIB

Sinopsis Polar: Niat Pensiun Pembunuh Bayaran Diganggu Mantan Bos, Masih Layak Tonton di Netflix

Sinopsis Polar: Niat Pensiun Pembunuh Bayaran Diganggu Mantan Bos, Masih Layak Tonton di Netflix

Entertainment | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:00 WIB

Muncuk Kans Bojan Hodak Latih Persija Jakarta, Bagaimana Peluangnya?

Muncuk Kans Bojan Hodak Latih Persija Jakarta, Bagaimana Peluangnya?

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:57 WIB

Cedera Betis Jelang Piala Dunia 2026: Brasil Cemas, Jawab Neymar Malah Bikin Heboh!

Cedera Betis Jelang Piala Dunia 2026: Brasil Cemas, Jawab Neymar Malah Bikin Heboh!

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:51 WIB