Ridwan Kamil Jadi Capres Alternatif Terpopuler, Pengamat: Lebih Pas Dijadikan Cawapres

Suara Moots | Suara.com

Jum'at, 24 Februari 2023 | 17:08 WIB
Ridwan Kamil Jadi Capres Alternatif Terpopuler, Pengamat: Lebih Pas Dijadikan Cawapres
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjadi capres alternatif terpopuler. ([Antara])

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai Ridwan Kamil memiliki kesempatan maju bertarung pada Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024.

Hal ini menanggapi terkait hasil survei yang menempatkan Ridwan Kamil sebagai capres alternatif terpopuler.

"Dia punya kesempatan lebih besar dari yang lain," kata Ujang, Jumat (24/2/2023).

Ujang menilai adanya dorongan capres alternatif merupakan bagian dinamika demokrasi yang terus berkembang menjelang Pemilu 2024.

Kendati demikian, figur-figur yang bermunculan sebagai capres alternatif, kata dia, lebih pas dijadikan sebagai calon wakil presiden (cawapres).

"Secara pribadi kalau saya melihatnya kapasitas capres alternatif itu bisa jadi cawapres," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menambahkan.

Sebelumnya, hasil survei Litbang Kompas pada tanggal 25 Januari sampai dengan 4 Februari 2023 menyebutkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai capres alternatif dengan elektabilitas tertinggi.

Bahkan, dalam survei Populi Center 25 Januari s.d. 2 Februari 2023, Ridwan Kamil juga menjadi figur paling disukai oleh masyarakat. Mantan Wali Kota Bandung tersebut berada di puncak hasil survei untuk posisi cawapres.

Sebagai capres alternatif, elektabilitas Ridwan Kamil berada di angka 22,7 persen, lebih unggul daripada Sandiaga Uno di posisi kedua dengan elektabilitas 7,3 persen dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di posisi ketiga dengan elektabilitas 5,8 persen.

Peneliti Litbang Kompas Eren Marsyukrilla menjelaskan bahwa munculnya potret capres alternatif dalam hasil survei Litbang Kompas memang tidak lepas dari dinamika politik. Meski begitu, sampai waktu pendaftaran nanti masih dimungkinkan terjadi perubahan.

"Capres alternatif yang muncul ini merupakan orang-orang yang potensial juga untuk bisa diusung oleh koalisi nanti. Bila tidak sebagai capres, mereka dinilai cocok menjadi cawapres," ungkapnya.

Eren mengemukakan bahwa survei Litbang Kompas tersebut juga mengukur figur yang cocok mendampingi Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, maupun Anies Baswedan sebagai capres unggulan.

Dengan modal popularitas, pengalaman bertarung, dan menang dalam pemilu, menurut Eren, Ridwan Kamil dan Sandi pantas diperhitungkan untuk dijadikan cawapres.

Apalagi, elektabilitas Ridwan Kamil sebagai capres alternatif jauh di atas nama-nama lain.

"Karena Ridwan Kamil sudah pernah menang pada pemilihan wali kota, sudah pernah menang pemilihan gubernur. Para capres alternatif ini juga punya potensi memperluas dukungan suara bila dijadikan cawapres," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banyak yang Menghendaki Ganjar, Siapa Sosok Capres yang Segera Diusung PAN?

Banyak yang Menghendaki Ganjar, Siapa Sosok Capres yang Segera Diusung PAN?

Kotak Suara | Jum'at, 24 Februari 2023 | 16:45 WIB

Nah Loh! Ridwan Kamil Bakal Tutup Sementara Masjid Raya Al Jabbar

Nah Loh! Ridwan Kamil Bakal Tutup Sementara Masjid Raya Al Jabbar

| Jum'at, 24 Februari 2023 | 14:48 WIB

Pastikan Berkoalisi dengan Parpol lain di Pilpres 2024, Hasto: Capres dari PDIP

Pastikan Berkoalisi dengan Parpol lain di Pilpres 2024, Hasto: Capres dari PDIP

Kotak Suara | Jum'at, 24 Februari 2023 | 09:55 WIB

Terkini

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Telkomsel Digiland Run 2026 Sold Out, 12.500 Peserta Nikmati Lari Berbasis 5G dan AI

Telkomsel Digiland Run 2026 Sold Out, 12.500 Peserta Nikmati Lari Berbasis 5G dan AI

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 Jangan Terbuai Usai Berhasil Mengalahkan China

Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 Jangan Terbuai Usai Berhasil Mengalahkan China

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:01 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Review Jujur dari Buku Kisah Kota Kita: Merawat Kota, Merawat Rasa

Review Jujur dari Buku Kisah Kota Kita: Merawat Kota, Merawat Rasa

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Usul Pindah Gerbong: Mengapa Pernyataan Menteri PPPA Memicu Amarah Publik?

Usul Pindah Gerbong: Mengapa Pernyataan Menteri PPPA Memicu Amarah Publik?

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Menyembuhkan Rasa, Kerentanan dan Mimpi dalam Buku Puisi Pelesir Mimpi

Menyembuhkan Rasa, Kerentanan dan Mimpi dalam Buku Puisi Pelesir Mimpi

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:57 WIB

Jelang Drawing Piala Asia 2027, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Potensi Bahaya dari Pot 4

Jelang Drawing Piala Asia 2027, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Potensi Bahaya dari Pot 4

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:55 WIB

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:52 WIB

Pesantren dan Masa Depan Karakter Bangsa: Jangan-jangan Ini Jawabannya

Pesantren dan Masa Depan Karakter Bangsa: Jangan-jangan Ini Jawabannya

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:51 WIB