Di tempat kejadian perkara, polisi menemukan senjata tajam. Namun belum dipastikan apakah terdapat luka di tubuh kedua korban.
"Ada barang bukti senjata tajam sejenis pisau, ada dua yang kita amankan," kata Hengki.
"Kemungkinan luka tapi nanti kan masih autopsi, dimana lukanya kita belum lihat betul kan tadi kita bawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Kan hasil visum nanti ada, " katanya.
5. Sisa Bahan Material
Selain senjata tajam, polisi juga menemukan barang bukti sepeda motor dan sisa bahan material untuk melakukan pengecoran.
"Iya, sisa yang ada di depan ini adalah sisa pembelian dan kita sudah memiliki bukti bukti pembeliannya di mana," ucap Hengki.
6. Pamit Ngaji
Suami almarhumah Yusi, Heriyanto mengatakan, terakhir kali bertemu istrinya saat korban pamit mengikuti pengajian bersama Heni di kawasan Kota Baru, Bekasi Kota, pada Minggu (26/2/2023).
Tidak terbesit di benaknya sang istri jadi korban pembunuhan. Sebab, korban pamit untuk pergi mengaji bersama Heni dan sejumlah teman alumni Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kecurigaan Heriyanto baru muncul pada Minggu malam karena Yusi tidak kunjung pulang ke rumah di Jalan Pulogebang Indah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
"Saya panik ketika telepon istri saya sudah tidak bisa dihubungi. Saya menghubungi teman ngaji," kata Heriyanto.
Polres Bekasi menjelaskan penemuan kedua mayat tersebut berawal dari laporan suami dari salah satu korban.
Polisi kemudian mencari keberadaan istri pelapor dengan melacak melalui ponsel korban dan menemukan titik lokasi di sekitar kontrakan tersebut yang kemudian ditemukan dalam kondisi dicor bertumpukan.