Soal Penggabungan Koalisi KIB dan KKP, Begini Kata Waketum PAN

Suara Moots | Suara.com

Selasa, 28 Maret 2023 | 17:20 WIB
Soal Penggabungan Koalisi KIB dan KKP, Begini Kata Waketum PAN
Waketum DPP PAN Yandri Susanto. ([Suara.com/Bagaskara Isdiansyah])

Wakil Ketua Umum DPP PAN Yandri Susanto mengatakan pihaknya belum menyimpulkan membentuk koalisi besar dengan menggabungkan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) untuk Pemilu 2024.

"Belum ada hal yang bisa disimpulkan, termasuk apakah ada yang bergabung atau membentuk koalisi besar. Itu kan masih wacana," kata Yandri di kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa (28/3/2023).

Yandri juga menyebut belum dapat menyimpulkan untung dan rugi terhadap wacana koalisi besar tersebut bagi internal partainya.

"Masalah untung dan rugi, itu saya kira masih sangat normatif, belum bisa kami simpulkan apakah itu menguntungkan atau merugikan PAN," ujarnya.

Untuk itu, lanjut dia, PAN akan duduk bersama terlebih dahulu dengan partai politik yang mewacanakan koalisi besar tersebut.

Apabila telah berhasil mencapai titik temu, PAN akan siap mengawal apa yang menjadi keputusan dan kesepakatan bersama.

"Sebelum mencapai kesepakatan itu, pasti ada duduk bersama 'kan, kenapa membentuk koalisi seperti ini, mendapatkan tugas apa, kemudian siapa mendapatkan kursi yang mana. Itu 'kan mesti disepakati," tuturnya.

Menanggapi Partai Golkar selaku rekan koalisinya di KIB yang diisukan mendapat arahan agar bergabung dengan KPP, Yandri meresponsnya dengan menyebut kemungkinan itu terbuka lantaran situasi yang masih sangat dinamis.

"Tidak ada hal yang tabu dalam proses pilpres. Semua masih sangat memungkinkan untuk mencapai sebuah kesepakatan," ucapnya.

Menurut dia, ajakan partai politik lain untuk bergabung dan membentuk sebuah koalisi merupakan hal yang biasa di tengah dinamika politik menjelang Pilpres 2024.

"Kalau mengajak 'kan biasa sekarang, semua ngajak, ini ngajak, itu ngajak. Biasa, namanya ngajak 'kan, biasa itu," katanya.

Terlebih, katanya lagi, belum ada satu partai politik yang resmi mengusung paket bakal capres berikut cawapres, serta KPU RI belum membuka tahapan pendaftaran capres/cawapres.

"Jadi, belum ada yang jelas ini barang, belum ada. Sangat cair dan dinamis," ucapnya.

Pendaftaran bakal capres dan cawapres dijadwalkan pada tanggal 19 Oktober 2023 sampai dengan 25 November 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota Bawaslu: Tak Ada Pelanggaran Dalam Deklarasi KPP Dukung Anies Capres

Anggota Bawaslu: Tak Ada Pelanggaran Dalam Deklarasi KPP Dukung Anies Capres

| Senin, 27 Maret 2023 | 21:18 WIB

Doli Kurnia Tak Menampik JK Beri Arahan Golkar Gabung KPP

Doli Kurnia Tak Menampik JK Beri Arahan Golkar Gabung KPP

| Senin, 27 Maret 2023 | 20:59 WIB

Pedagang di Arab Saudi hingga Pengusaha Kaya Dukung Anies Baswedan, Beri Diskon Besar sampai Pinjamkan Rumah untuk Sekber Koalisi

Pedagang di Arab Saudi hingga Pengusaha Kaya Dukung Anies Baswedan, Beri Diskon Besar sampai Pinjamkan Rumah untuk Sekber Koalisi

| Senin, 27 Maret 2023 | 15:08 WIB

Terkini

KPK Panggil Staf Ahli Menhub Dudy Purwagandhi di Kasus DJKA

KPK Panggil Staf Ahli Menhub Dudy Purwagandhi di Kasus DJKA

News | Senin, 27 April 2026 | 14:42 WIB

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:39 WIB

Tottenham Dihantam Badai Cedera,  Kondisi Xavi Simons Mengkhawatirkan?

Tottenham Dihantam Badai Cedera, Kondisi Xavi Simons Mengkhawatirkan?

Bola | Senin, 27 April 2026 | 14:39 WIB

Panduan Lengkap Cara Melacak Lokasi HP yang Hilang Lewat Gmail, Tak Perlu Panik

Panduan Lengkap Cara Melacak Lokasi HP yang Hilang Lewat Gmail, Tak Perlu Panik

Tekno | Senin, 27 April 2026 | 14:38 WIB

Endrick Buka Peluang Bertahan di Lyon, Tak Pasti Kembali ke Real Madrid

Endrick Buka Peluang Bertahan di Lyon, Tak Pasti Kembali ke Real Madrid

Bola | Senin, 27 April 2026 | 14:37 WIB

Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi

Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi

News | Senin, 27 April 2026 | 14:36 WIB

Pengamat Ingatkan Risiko Selat Malaka Jadi Arena Konflik, ASEAN Diminta Bertindak Cepat

Pengamat Ingatkan Risiko Selat Malaka Jadi Arena Konflik, ASEAN Diminta Bertindak Cepat

News | Senin, 27 April 2026 | 14:35 WIB

Detail Kebaya Akad Nikah Syifa Hadju Terbuat dari 4 Bahan Impor

Detail Kebaya Akad Nikah Syifa Hadju Terbuat dari 4 Bahan Impor

Video | Senin, 27 April 2026 | 14:33 WIB

Takut Pertamax Naik? 5 Mobil Irit Lolos Pertalite Ini Bikin Dompet Tentram Hidup Cuan

Takut Pertamax Naik? 5 Mobil Irit Lolos Pertalite Ini Bikin Dompet Tentram Hidup Cuan

Otomotif | Senin, 27 April 2026 | 14:32 WIB

78 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 April 2026: Ada Gloo Wall Gintama dan Diamond Gratis

78 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 April 2026: Ada Gloo Wall Gintama dan Diamond Gratis

Tekno | Senin, 27 April 2026 | 14:30 WIB