Publik dibuat geram dengan aksi pemuda di Pasir Putih Kambang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) yang melakukan perundungan dan main hakim sendiri kepada dua wanita pemandu lagu.
Dalam video yang viral di laman media sosial, sejumlah pemuda mengarak dua wanita pemandu lagu lalu korban diceburkan ke laut.
Tidak hanya itu, di dalam video tersebut juga terlihat seorang pemuda berusaha untuk melepas baju dari korban. Pemuda itu dalam video juga terlihat menginjak tubuh korban.
“Mandian kau jo ombak malam ko, (Mandikan kamu dengan ombak malam ini). Telanjang a lai, (Telanjangkan saja). Abang tolong Bang a, (Abang tolong saya). Awak ndak ado mangapo ngapo do, (Saya tidak ada berbuat apa-apa),” jelas suara dalam video tersebut.
Dalam postingan yang diunggah sejumlah akun Instagram dan Twitter, kejadian ini diduga disebabkan adanya keresahan sejumlah warga karena adanya aktivitas salah satu kafe saat bulan suci Ramadhan.
Salah satu kafe tersebut kabarnya juga menyediakan jasa Lady Companion alias LC atau pemandu lagu. Warga kemudian tak terima dan melakukan aksi main hakim sendiri yang ditujukan kepada wanita LC tersebut.
Sementara itu, menurut keterangan dari Kapolsek Lengayang Iptu Gusmanto membenarkan adanya kejadian yang viral itu. Menurut Iptu Gusmanto, awalnya korban tidak mau menuntut, namun setelah video itu viral, pihak keluarga melaporkan kejadian ini ke polisi.
"Padahal selang kejadian, Minggu pagi kedua perempuan tersebut sudah ada pernyataan tidak menuntut. Namun setelah video itu beredar sepertinya pihak keluarga kurang senang," kata Iptu Gusmanto seperti dilihat dari unggahan akun Instagram @matarakyat_sumbar
Sontak saja video ini membuat geram netizen. Sejumlah kritik pedas disampaikn netizen kepada para pelaku dan juga aparat pemerintah setempat.
Baca Juga: Geger Rosidi Pria Berkumis yang Viral karena Ngaku Penjual Narkoba hingga Ancam Bunuh Polisi
"manusia ngak ada yang sempurna untuk tidak berbuat dosa, masih banyak cara untuk memperbaiki orang, bukan dengan penyiksaan," tulis salah satu akun.
"Pelakunya pastilah orang orang yang suka berdiri diatas hukum spt ormas yang sdh dilarang itu dan mereka belagak suci padahal tidak sama sekali," sambung akun lainnya.