Jelang perayaan Lebaran 2023, perusahaan otobus (PO) Budimana mendapat 'surat cinta' dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Tasikmalaya. Isi surat itu berisi permintaan dari BNN Tasikmalaya untuk menyediakan tunjangan hari raya (THR).
Dalam surat yang beredar di laman sosial media itu, bernomor B/158IV/KA/SU.00/2023/BNNK-TSM berisi Ajakan Partisipasi dan Apresiasi tertanggal 10 April 2023.
"Kami segenap keluarga besar Badan Narkotika Nasional Kota Tasikmalaya mohon partisipasi dan apresiasi bapak/ibu/ saudara untuk membantu berupa THR maupun paket lebaran untuk 28 (dua puluh delapan) anggota di lingkungan BNN Kota Tasikmalaya. Atas perhatian dan partisipasi bapak/ibu/saudara kami haturkan terima kasih." bunyi surat tersebut.
Sontak saja hal ini membuat perhatian publik dan BNN Tasikmalaya mendapat kritik pedas. Meski begitu, pihak PO Budimana seperti dikutip dari Suara.com belum menerima fisik surat tersebut.
"Kalau surat sih kita belum menerima, tapi memang simpang siur berita itu sudah menyebar. Dalam pemberian THR, kami berpikirnya karyawan personel. Gini saja, jangankan ke instansi lain, pimpinan tetap internal dulu. Isu yang menyebar ini, ke perusahaan belum ada," jelas Humas PO Bus Budiman Ahmad Luzen.
![Fakta BNN Tasikmalaya Minta THR Ke PO Bis [ist] [ist]](https://media.suara.com/suara-partners/moots/thumbs/1200x675/2023/04/12/1-fakta-bnn-tasikmalaya-minta-thr-ke-po-bis-ist.jpg)
Perihal surat permintaan THR kepada PO Budiman, BNN Tasikmalaya buka suara. Menurut Kepala BNN Kota Tasikmalaya, Iwan Kurniawan Hasyim, hal itu merupakan kesalahan.
Menurut Iwan, surat itu bertujuan untuk anggotanya mendapat tambahan THR. Mengakui hal itu salah, Iwan menyebut surat itu sudah dicabut.
"Itu mungkin suatu kesalahan dari kami saya pimpinan, itu tidak boleh terjadi. Saya berpikir sebenarnya hanya untuk anggota, tapi sudah dicabut," kata Ivan.
"Ini kesalahan saya untuk dimaklumi lah, karena saya tidak menyadari menjadi seperti ini. Sudah tidak di mana-mana, cuma satu," tambahnya.
Baca Juga: Geger Rosidi Pria Berkumis yang Viral karena Ngaku Penjual Narkoba hingga Ancam Bunuh Polisi