Ketum PSSI Erick Thohir digadang-gadang menjadi kandidat kuat calon wakil presiden (Cawapres) Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto.
Erick Thohir sebut bahwa wacana dirinya menjadi Cawapres merupakan bentuk apresiasi dari masyarakat atas kinerjanya. Eks presiden Inter Milan itu pun mengaku akan tetap fokus pada hasil kinerja.
Ia pun tegaskan tak ingin masyarakat terjebak pada politik pencitraan.
"Tetapi saya sudah sampaikan, kan, kembali kita harus bukti kerja dulu. Jangan kita terjebak pola pikir pencitraan, tetapi tidak ada manfaatnya buat masyarakat," kata Erick seperti dikutip dari Antara.
Tak hanya itu, Erick Thohir tegaskan bahwa ia akan tegak lurus bersama Presiden Jokowi dan tetap konsisten dengan komitmennya sebagai menteri BUMN.
"Inilah yang saya terus konsisten. Saya tegak lurus dengan Pak Jokowi, saya sudah sampaikan untuk memastikan BUMN terus berkontribusi untuk keuangan negara dan ekonomi masyarakat," ungkapnya.
Sekedar informasi, selain sebagai Menteri BUMN, Erick Thohir juga menjabat sebagai ketum PSSI. Thohir seharusnya menjabat sebagai ketum PSSI selama empat tahun.
Jika Erick Thohir nantinya terpilih sebagai Cawapres di Pilpres 2024, besar kemungkinan ketum PSSI akan diganti.
Baca Juga: Erick Thohir Pastikan 3 Pemain Naturaliasi Segera Perkuat Timnas Indonesia, Siapa Saja?