Sekjen Projo Handoko menambahkan bahwa simulasi nama-nama capres dan cawapres tersebut merupakan pengerucutan dari hasil Musra.
"Itu semuanya berasal dari hasil musra, jadi yang namanya tidak ada pada hasil musra, enggak mungkin kami bicarakan dalam simulasi-simulasi yang akan dibicarakan dari provinsi ke provinsi," tuturnya.
Selain mendiskusikan simulasi pasangan capres-cawapres, dalam konsolidasi tersebut juga akan membahas perihal situasi nasional dan tujuh agenda perjuangan rakyat.
Tujuh agenda kebangsaan itu, yakni:
1. Pemenuhan dan perlindungan hak dasar rakyat, pendidikan kesehatan dan penghidupan yang layak.
2. Persatuan nasional dan keutuhan NKRI, kebinekaan dan mencegah intoleransi
3. Pemerintah bersih dan pemajuan tata kelola pemerintah.
4. Pelestarian lingkungan hidup dan pemerataan pembangunan
5. Pemajuan kebudayaan nasional
6. Perlindungan terhadap martabat manusia
7. Teknologi untuk rakyat.
Sementara itu, 11 program prioritas harapan rakyat yang akan ikut didiskusikan dalam konsolidasi yaitu:
1. Ketersediaan pekerjaan dan lapangan usaha.
2. Pendidikan gratis dan berkualitas
3. Pelayanan kesehatan gratis dan saya