Fenomena banyaknya artis Indonesia yang berbondong-bondong ikut meramaikan pencalonan wakil rakyat atau caleg di Pemilu 2024 mendatang, mendapatkan sorotan dari banyak pihak salah satunya dari Pandji Pragiwaksono.
Melalui akun YouTube milik Pandji Pragiwaksono tersebut membahas terkait banyaknya artis yang maju menjadi calon anggota legislatif.
Pandji Pragiwaksono menyebutkan bahwa ada banyak sekali artis dan pesohor yang maju menjadi calon anggota legislatif 2024.
"Semoga teman-teman artis yang maju untuk menjadi calon anggota legislatif sadar bahwa yang menjadi alasan paling dasar itu dibutuhkan badannya saja," ungkap Pandji Pragiwaksono.
Menurut Pandji Pragiwaksono untuk menjadi seorang anggota DPR dapat berasal dari profesi apapun asalkan mempunyai kemampuan, kemauan, dan yang terpenting adalah mempunyai sesuatu yang ingin diperjuangkan. Bukan membawa mimpi tapi membawa misi.
Pandji Pragiwaksono juga mengungkapkan bahwa ketika seseorang ingin masuk ke dunia politik yang dibawanya adalah mimpi maka kemungkinan besarnya akan menyusahkan karena seharusnya yang dia bawa adalah misi.
Perbedaannya adalah mimpi itu kurang mengakar sedangkan misi itu punya dasar yang jelas.
"Contoh orang yang maju menjadi calon anggota legislatif dengan membawa mimpi, ketika ditanya mau ngapain jadi anggota DPR maka jawabannya adalah karena dia ingin menghapus intoleransi di Indonesia, dia ingin menghapus korupsi di Indonesia, dia ingin memakmurkan negeri, dia ingin mencerdaskan kehidupan bangsa," kata Pandji Pragiwaksono.
Pandji Pragiwaksono mengutarakan bahwa orang yang maju menjadi calon anggota legislatif dengan membawa misi maka yang akan dia katakan adalah solusi dari permasalahan yang ditemuinya.
Dia sudah bertemu dengan banyak orang dan terlibat di dalamnya sehingga dia tahu apa yang harus dia lakukan, ada Undang-Undang yang belum ada padahal perlu ada.
Pandji Pragiwaksono menyarankan kepada para artis yang maju menjadi calon anggota legislatif untuk jangan membawa mimpi tapi membawa misi karena itu akan membuat perjuangan mereka menjadi lebih jelas.
"Otak dan otot politik adalah dua hal yang sangat dibutuhkan apabila teman-teman artis ingin masuk ke dunia politik. Otak dan otot politik adalah hal yang sangat spesifik. Kalau otak lebih ke wawasan, strategi, pengetahuan, taktik tapi kalau otot itu lebih ke hal-hal yang sifatnya kepraktisan," ungkapnya.
Pandji Pragiwaksono menambahkan bahwa orang-orang yang mempunyai otak dan otot politik biasanya sudah memiliki pengalaman karena dekat dengan berbagai kegiatan politik sebelum mereka masuk ke dunia politik.
"Otak dan otot politik adalah hal yang krusial. Tanpa otak dan otot politik itu teman-teman nggak kepake, kepake cuma badannya," ujarnya.