Politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon penuhi panggilan DPP PDIP untuk diklarifikasi terkait pernyataan yang memberi sinyal dukungan kepada Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Sinyal yang diberikan dalam Rakernas Punguan Simbolon Dohot Boruna Indonesia (PSBI) 2023 pekan lalu itu, bertolak belakang dengan kebijakan PDIP.
Diketahui, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah memutuskan mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres pada Pilpres 2024 mendatang.
"Hari ini Pak Effendi Simbolon menemui DPP PDI Perjuangan untuk melakukan klarifikasi," ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Senin (10/7/2023).
"Dalam penjelasannya, sangat clear (jelas) bahwa Pak Effendi Simbolon sebagai kader partai taat sepenuhnya untuk mendukung keputusan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri," sambungnya.
Hasto menambahkan, Effendi Simbolong akan berjuang memenangkan Ganjar Pranowo sebagai capres PDIP bersama dengan partai-partai lain, yakni PPP, Perindo, dan Hanura.
Ia mengungkapkan dalam diskusi dengan Effendi Simbolon, anggota Komisi I DPR RI itu memiliki sejumlah catatan terkait dengan kebijakan Prabowo dalam pembelian pesawat bekas, yakni 12 unit pesawat tempur Mirage 2000-5 dari Qatar.
Prabowo sendiri, kata Hasto, hadir dalam Rakernas PSBI 2023 dalam kapasitas sebagai Menteri Pertahanan.
"Pembelian pesawat bekas Mirage dari Qatar itu merupakan suatu kebijakan yang tidak tepat. Bahkan, berpotensi melanggar undang-undang," kata Hasto.
Baca Juga: Kurang Puas Hasil Pilpres 2014 dan 2019, Prabowo: Tapi Apa Mau Dongkol Terus?
Disinggung soal sanksi, Hasto mengatakan bahwa pihaknya akan melaporkan hasil klarifikasi Effendi Simbolon di dalam rapat DPP terlebih dahulu.
"Dengan penjelasan tadi, ternyata juga kan sangat objektif pandangan-pandangan yang diterima DPP, Dewan Kehormatan, termasuk kebijakan pertahanan," kata Hasto.
Sebelumnya, Effendi Simbolon dalam acara rapat kerja nasional perkumpulan orang-orang Batak bermarga Simbolon (PSBI), organisasi yang dia pimpin sejak 2007, menilai Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto merupakan sosok yang pantas memimpin Indonesia ke depan menggantikan Presiden Joko Widodo.
Penilaian pribadinya terhadap Prabowo Subianto, karena punya karakter dan kemampuan yang dapat memimpin Indonesia ke depan.
"Tadi saya kira kita bisa membacalah, secara jujur, secara objektif, saya melihat itu ada di Pak Prabowo," kata Effendi Simbolon.