Chow Damanik Kadie namanya, ia masih berusia sangat muda 15 tahun. Meski masih sangat muda, karier sepak bola dimulai di klub yang pernah dibela oleh anak George Weah dan Zinedine Zidane.
Chow Damanik saat ini tercatat bermain di klub Liga Swiss, Lausanne. Pemain kelahiran Swiss pada 24 Agustus 2007 ini tercatat jadi bagian dari klub Lausanne U-17.
Posisinya sebagai attacking midfielder, tak heran jika publik menyebutnya sebagai Pogba Indonesia. Chow Damanik diketahui tidak hanya memiliki darah Indonesia, namun juga Togo, negara di Afrika yang dikenal dengan pesepak bola bintang bernama Emmanuel Adebayor.
Chow Damanik muncul jadi salah satu pemain yang diprioritaskan PSSI untuk bisa membela Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023.
Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Staf Tenaga Ahli Kemenpora Hamdan Hamedan melansir dari akun Instagram @futball.indonesiaa yang diunggah, Kamis (13/7/2023).
Damanik diketahui hanya memiliki paspor Swiss dan tidak memiliki paspor Indonesia. Ibunya pun sempat memiliki paspor Indonesia, meski saat ini hanya memegang paspor Swiss.
Bermain di tim seperti Lausanne U-17, Chow Damanik memang layak untuk diprioritaskan, meski sebenarnya ia seperti dikutip dari data Transfermarkt baru bermain 15 menit.
Klub Lausanne U-17 sempat menjadi persinggahan anak-anak legenda sepak bola dunia untuk menimba ilmu.
Tercatat setidaknya ada dua legenda sepak bola yang anaknya berkarier di klub ini, yakni George Weah dan Zinedine Zidane.
Anak George Weah, George Weah Jr bermain di Lausanne U-17 pada 2013 sebelum pindah ke PSG B. Selama membela Lausanne U-17, Weah Jr bermain sebanyak 2 pertandingan tanpa bisa cetak gol.
Lalu anak tertua Zidane, Enzo Zidane juga pernah membela klub Swiss ini pada 2017 sampai 2019. Ia pindah ke Lausanne setelah sebelumnya bela Real Madrid dan Alaves.
Di Lausanne, Enzo Zidane mainkan 16 laga dan hanya mampu mencetak 2 gol.