Fakta-Fakta Mahasiswa UI Tewas Mengenaskan di Kos, Dibunuh Senior

Suara Moots

Sabtu, 05 Agustus 2023 | 13:18 WIB
Fakta-Fakta Mahasiswa UI Tewas Mengenaskan di Kos, Dibunuh Senior
Mahasiswa UI Dibunuh Senior. Jenazah mahasiswa UI berinisial MNZ (19) yang menjadi korban pembunuhan seniornya dibawa oleh keluarganya usai autopsi di RS Polri Kramat Jati, Jumat (4/8/2023). ([ANTARA])

Nasib tragis dialami mahasiswa UI berinisial MNZ (19). Ia tewas di tangan seniornya, AAB.

Jenazah MNZ ditemukan terbungkus kantong plastik. Berawal dari kecurigaan keluarga korban.

Pihak keluarga tak bisa menghubungi ponsel korban. Mereka pun akhirnya mendatangi kos MNZ di Kukusan, Beji, Depok.

Jasad MNZ ditemukan di kolong tempat tidur. Kurang dari 24 jam, polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan itu dan menangkap pelaku.

Berikut fakta-fakta pembunuhan mahasiswa UI dirangkum pada, Sabtu (5/8/2023).

1. Terbungkus Plastik

Polisi menerima laporan adanya penemuan mayat pada Jumat (4/8) sekitar pukul 10.00 WIB. Penyidik pun bergegas ke lokasi.

"Langsung olah TKP. Mayat terbungkus dalam plastik warna hitam, di bawah kolong tempat tidur," ujar Wakasatreskrim Polres Metro Depok AKP Nirwan.

2. Dibunuh Senior

baca juga

Kurang dari 24 jam, polisi menangkap pelaku pembunuhan berinisial AAB (24). Pelaku merupakan mahasiswa UI yang tak lain senior korban.

"Satu jurusan di Fakultas Sastra Rusia. Korban adik kelas pelaku dan berteman, saling mengenal," kata Nirwan.

3. Kronologi Pembunuhan

Peristiwa pembunuhan terjadi pada Rabu (2/8/2023) petang. Pelau masih menjalani pemeriksaan.

"Kejadian sekitar maghrib. Pelaku masih kami periksa," ujar Nirwan.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita senjata tajam berupa pisau lipat yang diduga digunakan pelaku untuk menusuk korban.

"Alat yang digunakan untuk menghabisi pelaku sudah kita amankan, pisau lipat lumayan baguslah pisaunya," ucapnya.

4. Cincin Tertinggal di Tenggorokan Korban

Nirwan mengatakan, MNZ sempat melaukan perlawanan dengan menggigit pelaku. 

Hal itu menyebabkan cincin pelaku tertinggal di kerongkongan korban.

"Korban melakukan perlawanan dengan menggigit. Cincin pelaku tertinggal di kerongkongan korban. Lalu penusukan," ucapnya.

5. Motif Pembunuhan

Kepada polisi, AAB mengaku motifnya tega menghabisi nyawa MNZ karena terlilit tagihan kos dan utang pinjaman online (pinjol).

Di samping itu, AAB juga disebutkan iri dengan korban. Lantaran lebih kaya ketimbang dirinya.

"Pelaku iri dengan kesuksesan korban dan terlilit bayar kosan serta pinjol," Nirwan menerangkan.

Usai membunuh juniornya, pelaku mengambil barang-barang milik korban. Seperti laptop Macbook hingga dompet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sampai Bikin Mahasiswa UI Bunuh Junior, Begini Hukum Pakai Pinjol dan Paylater Menurut Habib Jafar, Ngeri!

Sampai Bikin Mahasiswa UI Bunuh Junior, Begini Hukum Pakai Pinjol dan Paylater Menurut Habib Jafar, Ngeri!

News | Sabtu, 05 Agustus 2023 | 09:59 WIB

Sadis, 5 Fakta Mahasiswa UI Bunuh Adik Tingkat: Mayat Disembunyikan di Kolong Gegara Pinjol

Sadis, 5 Fakta Mahasiswa UI Bunuh Adik Tingkat: Mayat Disembunyikan di Kolong Gegara Pinjol

News | Sabtu, 05 Agustus 2023 | 09:07 WIB

Breaking News! Tampang Pelaku Pembunuh Mahasiswa UI, Iri dengan Korban dan Terlilit Pinjol

Breaking News! Tampang Pelaku Pembunuh Mahasiswa UI, Iri dengan Korban dan Terlilit Pinjol

Bogor | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 22:20 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×