Sosok Ismail Thomas, Legislator PDIP Tersangka Pemalsuan Dokumen Izin Tambang

Suara Moots | Suara.com

Rabu, 16 Agustus 2023 | 06:01 WIB
Sosok Ismail Thomas, Legislator PDIP Tersangka Pemalsuan Dokumen Izin Tambang
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP Ismail Thomas ditetapkan sebagai tersangka pemalsuan dokumen lahan tambang di Kutai Barat, Kalimantan Timur, Selasa (15/8/2023). ([ANTARA])

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP, Ismail Thomas, sebagai tersangka. Penetapan terhadap Bupati Kutai Barat periode 2006-2016 ini terkait pemalsuan dokumen izin tambang.

"Ini terkait dengan perkara PT Sendawar Jaya. Jadi, posisi kasusnya tadi," ujar Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana di Gedung Bundar, Jakarta, Selasa (16/8/2023).

Ketut enggan merinci apa saja dokumen-dokumen yang dipalsukan oleh tersangka. Sebab, proses penyidikan sedang berjalan.
 
Ia hanya menegaskan bahwa kasus tersebut bukan perkara baru. Tapi sudah lama berjalan terkait dengan Heru Hidayat, terpidana kasus Jiwasraya dan Asabri.

Lantas siapakah sosok Ismail Thomas? Berikut profil singkatnya.

Profil Ismail Thomas

Dikutip dari laman resmi dpr.go.id, Rabu (16/8/2023), Ismail Thomas lahir di Linggah Melapeh, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, 31 Januari 1955.

Pendidikan terakhirnya adalah S2 Ilmu Administrasi Negara, Universitas Mulawarwan, pada tahun 2007-2009. Sejumlah jabatan di pemerintahan daerah pernah didudukinya.

Seperti menjadi Anggota DPRD II Kutai Barat, periode 2000-2001. Saat itu ia menduduki posisi Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP).

Sebelum jadi legislator, Ismail Thomas bekerja di perusahaan swasta PT. Kelian eQUATORIAL MULING (KEM) sebagai supervisor transport, tahun 1990-2001.

Pada tahun 2001, ia terpilih menjadi Wakil Bupati Kutai Barat mendampingi Rama A. Asia sebagai Bupati Kubar pertama periode 2001-2006.

Pada Pilkada Kutai Barat 2006, ia maju mencalonkan diri sebagai Bupati, berpasangan dengan Didik Effendi. Hasilnya duet keduanya memenangkan Pilbup tersebut.

Setelah memimpin Kutai Barat selama periode 2006-2011, Ismail Thomas dan Didik Effendi kembali maju Pilkada dari jalur petahana. 

Keduanya kembali terpilih dan memimpin Pemerintahan Kabupaten Kutai Barat periode 2011-2016.

Setelah masa bhaktinya habis sebagai Bupati, Ismail Thomas maju Pileg 2019 dan terpilih jadi anggota DPR RI.

Berdasarkan riwayat organisasi, Ismail Thomas pernah menjabat Ketua DPC PDIP Kabupaten Kutai Barat dari tahun 2001 sampai 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Respons Temuan PPATK Soal Aliran Dana Rp 1 Triliun, Hasto PDIP Singgung Program Food Estate Disalahgunakan

Respons Temuan PPATK Soal Aliran Dana Rp 1 Triliun, Hasto PDIP Singgung Program Food Estate Disalahgunakan

News | Rabu, 16 Agustus 2023 | 00:55 WIB

Tanggapi Banyak Parpol Dukung Capres Sebelah, Adian ke Kader PDIP: Kunci Kemenangan Bukan di Tangan Partai

Tanggapi Banyak Parpol Dukung Capres Sebelah, Adian ke Kader PDIP: Kunci Kemenangan Bukan di Tangan Partai

News | Selasa, 15 Agustus 2023 | 21:41 WIB

Korban Sudah Memaafkan, Tetapi Hingga Kini Pierre Gruno Masih Ditahan Polres Jaksel

Korban Sudah Memaafkan, Tetapi Hingga Kini Pierre Gruno Masih Ditahan Polres Jaksel

Entertainment | Selasa, 15 Agustus 2023 | 21:35 WIB

Terkini

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

CEO Sony Bahas PS6, Ungkap Krisis Memori Bakal Berdampak ke Harga Konsol

CEO Sony Bahas PS6, Ungkap Krisis Memori Bakal Berdampak ke Harga Konsol

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Gandeng Satpol PP, Kemendagri Luncurkan Strategi Indonesia ASRI Demi Keamanan dan Keindahan

Gandeng Satpol PP, Kemendagri Luncurkan Strategi Indonesia ASRI Demi Keamanan dan Keindahan

Bogor | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:15 WIB

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:13 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

Dikomplain Andre Taulany, Erin Beberkan Kendala Hapus Nama Taulany di Akun Medsos

Dikomplain Andre Taulany, Erin Beberkan Kendala Hapus Nama Taulany di Akun Medsos

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:11 WIB

Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual

Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:10 WIB

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:09 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB