Publik banyak berikan komentar kocak seputar keputusan Anies Baswedan mengiyakan pilihan Surya Paloh agar Muhaimin Iskandar alias Cak Imin jadi pendampingnya di Pilpres 2024.
Sebelumnya, Sekjen Partai Demokrat yang juga anggota koalisi tim 8, Teuku Riefky Harsya dalam keterangan tertulis pada hari ini, Kamis (31/8) mengatakan bahwa Cak Imin dipilih Surya Paloh untuk jadi cawapres Anies Baswedan.
Kabar ini pun jadi trending topic di laman sosial media. Sejumlah netizen kemudian menuliskan kondisi ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat ini yang diposisikan seperti orang yang sedang sayang-sayangnya tapi malah dikhianati oleh pasangan.
Salah satu netizen bahkan singgung lagu yang baru-baru ini diciptakan oleh AHY. Pada 14 Agustus 2023, AHY bersama 3 Pemuda Berbahaya luncurkan single berjudul Perubahan dan Perbaikan.
"Yaah, udah dibuatin LAGU malah dihianatin, Kok gw denger lagunya SIAL SIAL SIAL sih? Kasian Demokrat , Cak Imin jahat," cuit salah satu netizen.
"Justru gara² pas bikin lagu ini pak SP dan nasdem ga diajak rembug bikin liriknya jadi gondok akhirnya kejadian seperti sekarang, kata pak SP "iki arek² kok wes terlalu over actingnya" Hehe," sambung akun lainnya.
Cak Imin Jadi Cawapres Anies
Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dipilih oleh ketum Nasdem Surya Paloh sebagai cawapres mendampingi calon presiden (capres) Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Hal ini disampaikan oleh Sekjen Partai Demokrat yang juga anggota koalisi tim 8, Teuku Riefky Harsya dalam keterangan tertulis. Dalam keterangan tertulis itu, Riefky tegaskan pemilihan Cak Imin sebagai cawapres Anies diputuskan secara sepihak.
"Pada Selasa malam, 29 Agustus 2023 di NasDem Tower, secara sepihak Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tiba-tiba menetapkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai cawapres Anies, tanpa sepengetahuan Partai Demokrat dan PKS," kata Teuku dalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/8/2023) seperti dikutip dari Suara.com
Selang sehari, Anies kemudian meminta kepada Sudirman Said untuk menyampaikan hal tersebut kepada PKS dan Demokrat tanpa bertemu secara langsung.
Demokrat sempat bertanya langsung kepada Anies Baswedan terkait informasi tersebut.
Eks gubernur DKI Jakarta itu menurut keterangan tertulis Teuku Riefky mengiyakan kebenaran informasi bahwa Cak Imin dipilih Surya Paloh sebagai cawapresnya.
"Ia (Anies) mengonfirmasi bahwa berita tersebut adalah benar," terangnya.