Deklarasi Anies-Cak Imin berlangsung di Hotel Majapahit, Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/9).
Kedua pasangan bakal capres dan cawapres ini bakal bertarung di Pilpres 2024 didukung partai Nasdem, PKB dan PKS.
Ketum Nasdem Surya Paloh dalam pidato politiknya berikan pesan bahwa dengan deklarasi Anies-Cak Imin sebagai pasangan di Pilpres 2024 merupakan tanda tidak ada lagi politik cebong dan kampret.
"Kita memperjuangkan seluruhnya, kita ingin memberikan sesuatu yang lebih berarti bagi proses berjalannya demokrasi, kemajuan kehidupan kita berbangsa dan bernegara," kata Surya Paloh.
"Hari ini kita juga katakan selamat tinggal kepada politik cebong dan kampret," tegas Surya Paloh.
"Dan tentunya kita ucapkan selamat datang politik kebinekaan," tambahnya.
Surya Paloh juga mengatakan Anies-Cak Imin ini ibarat pasangan botol dengan tutup botol.
Saat deklarasi Anies-Cak Imin hari ini di Surabaya, lagu Indonesia Raya berkumandang dilanjutkan dengan lagu Yaa Lal Wathan. Tampak para kader PKB yang hadir ikut bersama-sama menyanyikan lagu Yaa Lal Wathan.
Lagu Yaa Lal Wathan memang kerap dinyanyikan di berbagai acara dari Nahdlatul Ulama (NU).
Baca Juga: Sejarah dan Lirik Lagu Yaa Lal Wathan yang Berkumandang di Deklarasi Anies-Cak Imin
Menariknya, fakta sejarah menyebutkan "Yaa Lal Wathan" sendiri sudah dikumandangkan sejak 1934, sebelum Indonesia Merdeka.
Lagu ini sendiri diciptakan oleh KH Wahab Hasbullah. Ia adalah alah satu ulama pendiri Nahdatul Ulama yang berpandangan modern dan diplomatis sekaligus kiai asal Pondok Pesantren Bahrum Ulum Tambakberas, Jombang.