Menebak Demokrat Mau Ke Mana Usai Hengkang dari KPP: Prabowo atau Ganjar?

Farah Nabilla

Sabtu, 02 September 2023 | 14:53 WIB
Menebak Demokrat Mau Ke Mana Usai Hengkang dari KPP: Prabowo atau Ganjar?
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Tangkapan layar/ist)

Suara.com - Rapat internal Partai Demokrat menghasilkan dua poin, yakni mencabut dukungan terhadap calon presiden (capres) Anies Baswedan dan hengkang dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Pertemuan ini digelar pada Jumat (1/9/2023).

Tepatnya setelah mereka mengetahui Anies menyetujui Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjadi cawapresnya. Demokrat merasa dikhianati hingga mengambil sikap melalui rapat yang dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hasil dari rapat itu lantas menuai rasa penasaran publik akan langkah Partai Demokrat selanjutnya dalam meramaikan Pilpres 2024. Mereka yang berharap Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju, bakal merapat ke mana? Prabowo atau Ganjar?

Langkah Politik Demokrat Selanjutnya
Sepeninggalan mereka dari KPP, tentu membuat publik bertanya-tanya tentang langkah politik Partai Demokrat selanjutnya. Pilihannya sendiri ada dua, yakni merapat ke Gerindra untuk mendukung Prabowo atau PDIP untuk mengusung Ganjar.

Diketahui bahwa Prabowo pada 20 Mei 2023 lalu sempat menyambangi  kediaman SBY di Pacitan. Tujuannya datang ke tempat yang juga dikenal sebagai Museum dan Galeri Seni SBY Ani ini diakuinya untuk bersilaturahmi. Kala itu masih suasana Idul Fitri.

Meski begitu, menurut pakar politik, pertemuan keduanya itu dilakukan untuk memperbaiki hubungan Prabowo dan SBY yang kurang baik. Belum lagi, ada kemungkinan soal mengajak Partai Demokrat berkoalisi dalam Pilpres 2024 mendatang.

Di sisi lain, AHY dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani beserta jajaran partai sebelumnya juga sempat melakukan pertemuan di Plataran Senayan pada Minggu (18/6/2023) lalu. Dalam kesempatan itu, ada ungkapan terkait rekonsiliasi antara kedua partai.

Puan menjelaskan pertemuan dengan AHY terjadi selama kurang lebih 1 jam lebih dan berlangsung hangat. Ia mengatakan mungkin kedepannya akan bertemu lagi. Adapun sebelum ini, Ketum Demokrat itu juga sempat masuk dalam bursa cawapres Ganjar.

Meski begitu, hubungan Demokrat dan PDIP sendiri sudah dikenal tidak baik sejak lama. Hal ini berawal saat Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menjadi presiden dan SBY mundur dari Menpolkam. Di mana jalinan politik keduanya mulai merenggang.

baca juga

Namun, belakangan, SBY menanggapi soal manuver Gerindra dan PDIP yang mengajak Partai Demokrat berkoalisi. Ia lantas memuji upaya kedua partai ini. Menurutnya, ajakan tersebut dilakukan dengan cara yang baik dan dibenarkan dalam pandangan politik.

"Menarik ajakan beberapa pihak terhadap Partai Demokrat untuk berjuang bersama. Saya kira rakyat mengetahui, pihak Pak Ganjar itu juga mengajak kalau Partai Demokrat bisa bergabung ke pihak beliau, ditandai pertemuan Mbak Puan dengan AHY beberapa saat yang lalu," ujar SBY di Cikeas, Jawa Barat, Jumat (1/9/2023).

"Yang kedua, Pak Prabowo, beliau datang ke Pacitan menemui saya dan menyampaikan juga ajakannya. Saya harus jujur mengatakan bahwa cara seperti itu adalah baik, sah, tidak salah, dan dibenarkan dalam demokrasi, dunia politik," lanjutnya.

Lebih lanjut, SBY juga menilai ajakan Gerindra dan PDIP tulus dan serius. Sebab, mereka melakukannya secara terbuka sehingga publik bisa tahu. Ia lantas membandingkan dengan manuver yang tertutup, di mana dapat terjadi hal-hal tak sesuai di lain waktu.

"Ajakannya juga saya dengarkan tulus dan serius, dilakukan secara terbuka, publik juga tahu, ini kan baik untuk transparansi politik dibandingkan manuver bawah tanah yang penuh dengan misteri," jelas SBY.

SBY pun menyatakan Partai Demokrat akan segera menentukan sikap terkait langkah politik mereka selanjutnya. Ia juga memastikan pihaknya bakal menanggapi upaya Gerindra dan PDIP jika tujuan mereka mengajak berkoalisi memang untuk kepentingan bangsa.

"Kalau tujuannya baik untuk kepentingan bangsa, Demokrat wajib meresponsnya dengan baik. Tentang nantinya ke mana kita berada, ini nanti akan kita bicarakan baik-baik. Saya akan sampai di situ nanti," ucap SBY.

Ada Menteri Usulkan Bentuk Koalisi Baru
SBY mengaku mengetahui adanya upaya lobi dari seorang menteri di Kabinet Indonesia Maju pimpinan Presiden Jokowi terhadap partainya. Menurutnya, menteri itu menawarkan agar Partai Demokrat membentuk koalisi baru bersama PKS dan PPP.

Sang menteri, lanjut SBY, menyebut kode Pak Lurah yang dianggap sebagai Jokowi. Di mana upaya itu sudah sepengetahuan presiden. Adapun jika diingat-ingat, PKS dan PPP merupakan partai yang pernah mendukung SBY pada Pilpres 2009.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singgung PKB yang Pernah Hadir Beri Dukungan, Prabowo Pilih Santai: Tenang Saja, Nanti Mereka Hadir Kembali

Singgung PKB yang Pernah Hadir Beri Dukungan, Prabowo Pilih Santai: Tenang Saja, Nanti Mereka Hadir Kembali

News | Sabtu, 02 September 2023 | 14:45 WIB

Senyum Rustini Murtadho Istri Cak Imin, Bakal Cawapres Anies Baswedan, IRT Lulusan IAIN yang Kerap Tampil Modis

Senyum Rustini Murtadho Istri Cak Imin, Bakal Cawapres Anies Baswedan, IRT Lulusan IAIN yang Kerap Tampil Modis

Bekaci | Sabtu, 02 September 2023 | 14:35 WIB

Anies Baswedan: PDKT-nya ke Yenny Wahid, Malah 'Nyantol' ke Cak Imin

Anies Baswedan: PDKT-nya ke Yenny Wahid, Malah 'Nyantol' ke Cak Imin

News | Sabtu, 02 September 2023 | 14:27 WIB

Demokrat Depok: Anies Baswedan Pengkhianat Politik

Demokrat Depok: Anies Baswedan Pengkhianat Politik

Bogor | Sabtu, 02 September 2023 | 14:21 WIB

Demokrat Diprank, Deretan Respon Sakit Hati SBY Soal Duet Anies - Cak Imin

Demokrat Diprank, Deretan Respon Sakit Hati SBY Soal Duet Anies - Cak Imin

News | Sabtu, 02 September 2023 | 14:21 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×