moots

Kasus Kekerasan Anak di Cilacap, Awkarin Singgung Soal Relasi Kepemilikan: yang Salah Pelaku atau...

Suara Moots Suara.Com
Sabtu, 30 September 2023 | 15:06 WIB
Kasus Kekerasan Anak di Cilacap, Awkarin Singgung Soal Relasi Kepemilikan: yang Salah Pelaku atau...
Awkarin sedot lemak alias liposuction. (Dok. Instagram)

Kasus kekerasan terhadap anak SMP di Cilacap buat geger publik. Salah satu figur publik, Karin Novilda alias Awkarin ikut buka suara perihal kasus ini. 

Lewat akun X miliknya, @awkarin menjelaskan panjang lebar pendapatnya mengenai fenomena bullying berujung aksi kekerasan di lingkung sekolah. 

Awkarin mempertanyakan, apa yang membuat pelaku begitu tega melakukan kekerasan kepada korban, meski sudah melihat korban tak berdaya. 

"Banyak yang kesel ngeliat dia dan minta dia diadilin kayak orang dewasa, tapi sebenernya sikap sama perilaku dia itu salah dia sendiri atau salah orang tua dan guru-guru dia dulu?" cuit Awkarin di akun X miliknya. 

Menurut Awkarin, bullying memang sering terjadi di manapun, utamanya di lingkungan sekolah. Menurutnya, hal itu terjadi karena anak didik berada di fase mental mencari jati diri. 

Awkarin lalu menyebutkan bahwa anak di usia 4 tahun sudah mulai mengenal relasi dan kepemilikan. 

Proses antara relasi dan kepemilikan ini, menurut Awkarin jadi salah satu pemicu terjadinya tindak kekerasan terhadap pelajar SMP di Cilacap. 

Pada kasus kekerasan terhadap pelajar SMP di Cilacap, tersangka anak MK sempat dikabarkan kesal kepada korban karena merebut kekasihnya. 

Namun pada perkembangan terbaru, pihak Polres Cilacap mengatakan bahwa pelaku MK tidak suka kepada korban FF karena mengaku bagian dari genk mereka, Barisan Siswa (Basis). 

Baca Juga: Lagi! Viral Aksi Kekerasan Pelajar, Korban Dipukuli di Kepala Berkali-kali hingga Diancam Ditusuk dengan Obeng

"Kalo seorang anak gagal belajar tentang itu, biasanya gak aneh ketika remaja mereka jadi gampang melakukan bullying, kayak yang terjadi di Cilacap. Anak itu ngerasa gak terima perempuan yang dia suka ngobrol sama laki-laki lain.

Hal ini mungkin jadi tanda kalo dia gak bisa ngebedain antara hubungan pertemanan lawan jenis sama kepemilikan benda. Dia ngerasa perempuan itu adalah bendanya yang harus dijaga, dan kalo pindah ke laki-laki lain, laki-laki lain itu dianggep mencuri propertinya," jelas Awkarin. 

Awkarin lantas menyebut bahwa soal relasi dan kepemilikan ini bisa mencegah terjadinya bullying jika si anak mendapatkan pendidikan di sekolah dan keluarga cukup baik. 

"Nah, kalo pertumbuhan anak semasa pendidikan di sekolah dan keluarganya baik, biasanya dia gak akan ngerasa perempuan itu bisa dimiliki.

Kalo ada laki-laki lain yang dianggep ngancem perasaan sukanya sama seorang perempuan, dijawabnya gak dengan pukulan tangan," jelas Awkarin. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI