Wanita di Sulsel Nikahi Lebih dari Satu Laki-laki Berujung Tragedi Berdarah, Begini Sejarah Poliandri yang Kelam

Suara Moots

Minggu, 08 Oktober 2023 | 10:23 WIB
Wanita di Sulsel Nikahi Lebih dari Satu Laki-laki Berujung Tragedi Berdarah, Begini Sejarah Poliandri yang Kelam
Ilustrasi perempuan melakukan poliandri (Shutterstock)

Kasus pembunuhan berencana menggaetkan banyak pihak terjadi di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Seorang suami bersama anaknya nekat menghabisi satu keluarga lantara sang istri memilih poliandri

Dikutip dari SuaraSulsel.id, tersangka utama dalam kasus pembunuhan ini adalah HL (60). Informasi dari pihak kepolisian, HL mengaku cemburu dan dendam karena korban FS menikah siri dengan istri pelaku yakni Hj NU sejak Juni 2020.

Awalnya, HL disebut setuju jika sang istri menikahi dengan pria lain. Namun HL kemudian cemburan karena perlakuan sang istri kepada suami keduanya. 

Akibatnya para pelaku kemudian melakukan pembunuhan berencana yang menyebabkan tiga korban yang masih satu keluarga tewas. Deretan korban yaitu AB(60), FS(22), SU(40) ketiganya mengalami luka tusuk hingga meninggal dunia.

AB adalah paman FS (suami kedua istri HL), sementara SU adalah paman, saudara kandung dari orangtua FS. 

Lantas seperti apa sejarah praktik poliandri ini? Sejak kapan praktik wanita bersuami lebih dari satu sudah berlangsung? 

Dikutip Moots.Suara.com dari Britannica, istilah poliandri berasal dari bahasa Yunani yakni polys yang berarti banyak, dan andros yaitu manusia.

Praktik poliandri terbagi menjadi beberapa bagian. Jika istri menikahi saudara laki-laki dari suami pertamanya maka hal itu disebut poliandri franternal. 

Praktik poliandri sangat dilarang karena membuat kacau dan dianggap sumber masalah. Jika sang istri menikah lebih dari satu laki-laki, maka tidak dapat diidentifikasi sel sperma dari pria manakah yang berhasil membuahi.

Hal ini menimbulkan banyak konflik seperti soal hak waris, pemenuhan nafkah kepada anak jika sang istri diceraikan oleh salah satu suaminya. 

Menurut sejarahnya, ada dua wilayah di dunia yang mempraktekkan poliandri ini hingga abad ke 21 yakni di Tibet dan Kepulauan Marquesas di Pasifik Selatan.

Tak hanya di dua wilayah itu, di Cina praktik poliandri sempat marak dilakukan di abad ke-18 hingga 19. Menurut akar sejarah dari Stanford University, Matthew Sommer, praktek poliandri di Cina di abad itu disebabkan faktor ekonomi. 

Seorang istri di Cina yang melakukan praktik poliandri menginginkan adanya bantuan secara ekonomi dari suami keduanya tersebut. Mengambil suami kedua adalah cara untuk menjaga keluarga agar tetap bersama. 

Perkawinan poliandri terpanjang di Cina berlangsung selama 28 tahun. Meski Matthew mencatat bahwa beberapa pasangan pun berakhir dengan tragedi pembunuhan di antara ketiga individu terkait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Wanita Cantik Asal Sukoharjo Mendadak Hilang Tanpa Kabar, Begini Ciri-cirinya

Heboh Wanita Cantik Asal Sukoharjo Mendadak Hilang Tanpa Kabar, Begini Ciri-cirinya

Surakarta | Minggu, 08 Oktober 2023 | 10:13 WIB

Budaya dan Pergaulan Bebas Jadi Penyebab Tingginya Perkawinan Anak di Sulawesi Selatan

Budaya dan Pergaulan Bebas Jadi Penyebab Tingginya Perkawinan Anak di Sulawesi Selatan

Sulsel | Minggu, 08 Oktober 2023 | 10:01 WIB

Potensi Ekonomi Teluk Bone Akan Dihidupkan Kembali

Potensi Ekonomi Teluk Bone Akan Dihidupkan Kembali

Sulsel | Minggu, 08 Oktober 2023 | 09:51 WIB

Geger Wanita di Sukabumi Disebut Lahirkan Anak Tanpa Hamil karena Perut Tak Membesar, Begini Penjelasan Medisnya

Geger Wanita di Sukabumi Disebut Lahirkan Anak Tanpa Hamil karena Perut Tak Membesar, Begini Penjelasan Medisnya

| Minggu, 08 Oktober 2023 | 09:35 WIB

Kecelakaan Berujung Keributan di Bundaran Senayan, Mobil Sport Ferrari Merah Seruduk Taksi dan Pemotor hingga Ringsek

Kecelakaan Berujung Keributan di Bundaran Senayan, Mobil Sport Ferrari Merah Seruduk Taksi dan Pemotor hingga Ringsek

News | Minggu, 08 Oktober 2023 | 09:09 WIB

Terkini

Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar

Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:00 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Motif di Balik Riset Fiktif Peneliti WNI di Denmark

Motif di Balik Riset Fiktif Peneliti WNI di Denmark

Liks | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:51 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang

Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang

Batam | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:47 WIB

4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah

4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:45 WIB

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Aurora Ribero Bicara Soal Arti Support System di Film Nobody Loves Kay

Aurora Ribero Bicara Soal Arti Support System di Film Nobody Loves Kay

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:30 WIB