Jelang Berduel di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Irak Tiru Manuver Timnas Indonesia, Apa Itu?

Suara Moots | Suara.com

Minggu, 29 Oktober 2023 | 15:12 WIB
Jelang Berduel di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Irak Tiru Manuver Timnas Indonesia, Apa Itu?
Kandang Timnas Irak, Basra International Stadium. (Twitter)

Menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Irak dan Timnas Indonesia, timnas Irak mengikuti jejak langkah yang telah ditempuh oleh Timnas Indonesia dengan menaturalisasi pemain dari luar negeri. Pemain yang menjadi sorotan adalah Montader Madjed, yang saat ini bermain untuk klub Swedia, Hammarby.

Montader Madjed, seorang pemain berusia 18 tahun, tampil sebagai penyerang utama untuk klub Hammarby di Swedia. Meskipun lahir di Swedia, ia memiliki akar keluarga yang kuat di Irak. Pada 27 September lalu, Asosiasi Sepak Bola Irak mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan dokumen resmi yang diperlukan untuk pemain muda berbakat ini sesuai permintaan pelatih Jesus Casas.

Langkah selanjutnya adalah mentransfer dokumen ini dari Federasi Sepak Bola Swedia ke Federasi Sepak Bola Irak. Montader Madjed juga telah menerima undangan untuk bermain dengan tim nasional muda Swedia dalam Kualifikasi Piala Eropa U-19. Namun, ia mempertimbangkan peluang untuk memperkuat timnas Irak setelah menyelesaikan tugasnya dengan timnas Swedia.

Montader Madjed berencana untuk menyelesaikan prosedur transfer dokumen dari Swedia ke Irak sebelum akhir tahun ini, sehingga ia dapat bermain untuk timnas Irak dalam pertandingan mendatang. Irak akan bersaing melawan Timnas Indonesia di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, yang akan digelar di Basra International Stadium pada 16 November 2023.

Grup F di Kualifikasi Piala Dunia 2026 juga mencakup timnas Filipina dan Vietnam. Keberadaan Montader Madjed di timnas Irak dapat memberikan dorongan tambahan saat Irak dan Timnas Indonesia bersaing di Piala Asia 2023 di Qatar pada awal 2024. Keduanya juga akan bersaing dengan Jepang dan Vietnam dalam grup yang sama.

Ini adalah langkah yang serupa dengan yang telah diambil oleh Timnas Indonesia yang telah mendatangkan beberapa pemain naturalisasi untuk memperkuat skuat timnas, termasuk Marc Klok, Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Ivar Jenner, dan Rafael Struick.

Kedatangan Montader Madjed dan pemain-pemain naturalisasi lainnya di kedua tim menunjukkan upaya besar yang dilakukan oleh negara-negara Asia untuk memperkuat tim nasional mereka dan meraih prestasi dalam dunia sepakbola internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pernah Diejek Miskin, Gaji Pratama Arhan di Liga 2 Jepang Sebulan Setara 20 Kali UMR Jogja

Pernah Diejek Miskin, Gaji Pratama Arhan di Liga 2 Jepang Sebulan Setara 20 Kali UMR Jogja

| Minggu, 29 Oktober 2023 | 15:00 WIB

Jadi Senjata Ampuh, Begini Awal Mula Pratama Arhan Bisa Punya Skill Lempar Bola Jarak Jauh

Jadi Senjata Ampuh, Begini Awal Mula Pratama Arhan Bisa Punya Skill Lempar Bola Jarak Jauh

| Minggu, 29 Oktober 2023 | 13:19 WIB

Tak Selamanya Mulus, Pratama Arhan Pernah Dihujat ketika Main untuk Timnas, Apa Sebab?

Tak Selamanya Mulus, Pratama Arhan Pernah Dihujat ketika Main untuk Timnas, Apa Sebab?

| Minggu, 29 Oktober 2023 | 11:29 WIB

Terkini

Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah

Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 23:30 WIB

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian

Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 22:12 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya

Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya

Jatim | Senin, 23 Maret 2026 | 22:01 WIB

Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan

Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan

Entertainment | Senin, 23 Maret 2026 | 22:00 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB